Tabrakan Beruntun Enam Taksi Online Dipicu Pengendara Innova Hantam Mobil yang Antre di Lampu Merah

Tabrakan beruntun di Jalan Juanda, simpang Jalan Khairil Anwar, Medan, melibatkan enam taksi online.

Tabrakan Beruntun Enam Taksi Online Dipicu Pengendara Innova Hantam Mobil yang Antre di Lampu Merah
Tribun Medan / Sofyan Akbar
Petugas unit lantas Polsek Medan Kota sedang menyuruh pengemudi mobil yang menjadi korban tabrakan beruntun untuk memarkirkan mobil di depan Polsek Medan kota, Jumat (5/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Medan Sofyan Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tabrakan beruntun di Jalan Juanda, simpang Jalan Khairil Anwar, Medan, melibatkan enam kendaraan roda empat. Keenam kendaraan tersebut merupakan taksi online.

Tabrakan beruntun ini dipicu pengemudi Innova silver bernopol BK 1071 AF yang gugup mengendarai kendaraan dengan transmisi matic.

Sehingga pengendara mobil Innova, yang teridentifikasi bernama Reborn Kong Kwan Ming (75), tak bisa mengendalikan laju kendaraannya. Kong Kwan Ming yang seharusnya memijak pedal rem, justru memijak pedal gas.

"Mungkin karena faktor usia, jadi yang bersangkutan kelabakan sehingga memijak pedal gas dan menabrak mobil yang sedang dalam antrean lampu merah," kata Kapolsek Medan Kota, Kompol Revi Nurvelani, Jumat (5/4/2019).

Ia menceritakan tabrakan beruntun ini dikarenakan Kong Kwan Ming yang sudah menabrak mobil Avanza BK 1698 MS yang dikendarai Rudi Jaya Simatupang (46), warga Jalan Menteng VII, Gang Flamboyan, Medan Tenggara, masih saja gugup.

"Sehingga bukan memijak pedal rem, malah memijak pedal gas. Makanya mobil semakin melaju dan menabrak mobil Avanza tersebut dengan keras," ujar Revi.

Selanjutnya, kata mantan Kapolsek Medan Barat ini, mobil Avanza yang dikemudikan Rudi menabrak mobil Calya Merah BK 1832 BI yang dikemudikan Surya Darmawan Sitohang (34) warga Jalan Garuda, gang Siriaon No 2A, Kelurahan Tegal Mandala II, dan kemudian menabrak mobil Datsun Putih BK 1471 KH yang dikemudikan Pery Syahputra (32) warga Jalan Mesjid No 26, dusun III, Desa Purwodadi, Sunggal.

Setelah itu, menabrak mobil Xenia hitam BK 1185 IK yang dikemudikan Manongu Tamba (44) warga Dusun I, Desa Marindal II, Medan Patumbak. Dan, terakhir menabrak mobil Brio hitam BK 1481 IG yang dikemudikan Asimido Tuah J Sagala (26) warga Jalan M Taufik, Gang Bintara No 59C.

Semua korban tabrakan beruntun ini merupakan sopir taksi online (Taksol). Beruntung, saat kejadian taksi online tersebut tidak ada yang mengangkut penumpang.

Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Medan Kota, Iptu AW Nasution, mengatakan kejadian tabrakan beruntun ini terjadi di Jalan Juanda, simpang Jalan Khairil Anwar, sekitar pukul 15.30 WIB.

Kecelakaan ini terjadi karena pengemudi Innova yang gugup sehingga tidak bisa membedakan mana pedal rem mana pedal gas. "Sehingga yang bersangkutan menabrak mobil yang ada di depannya. Total mobil yang terlibat dalam kecelakaan beruntun ini ada enam mobil termasuk mobil yang menabrak," ujarnya.

Sampai saat ini, katanya, tersangka dan kelima korban sedang dalam pemeriksaan. "Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tabrakan beruntun ini. Cuma kerugian materil," katanya.

Untuk tersangka, kata AW, pihaknya juga sudah menyatakan siap menanggung kerugian untuk perbaikan mobil yang rusak akibat kecelakaan beruntun.(*)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved