Belum Ditenderkan, Dinas Perkim Kaji Nilai Aset Pasar Inpres Belawan

Pemerintah Kota Medan merencanakan pembangunan Pasar Inpres Belawan rampung pada tahun ini.

Belum Ditenderkan, Dinas Perkim Kaji Nilai Aset Pasar Inpres Belawan
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Kantor Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Pemko Medan 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah Kota Medan merencanakan pembangunan Pasar Inpres Belawan rampung pada tahun ini. 

Hal itu diketahui dari keterangan Kepala Dinas Perumahaan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Benny Iskandar usai dihubungi Tribun Medan melalui sambungan WhatsApp, Minggu (7/4/2019).

Benny yang baru dilantik sebagai Kadis DPKPPR atau biasa disebut Dinas Perkim pada Selasa (2/4/2019) lalu ini menjelaskan Pasar Inpres Belawan belum ditenderkan ke pihak manapun.

"Pasar Inpres belum ditenderkan karena kita masih menunggu penghapusan aset dan lelang pembongkaran," ujarnya.

Ia melanjutkan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan telah menggelontorkan anggaran pembangunan sebesar Rp 20 Miliar, yang mana anggaran tersebut telah ditetapkan dalam APBD Tahun 2019. Oleh karenanya, Perkim menargetkan Pasar Inpres Belawan bisa ditempati pada Desember 2019.

Lokasi Pasar Inpres Belawan dijelaskan Benny akan dibangun di lokasi yang lama yakni di Jalan Bunga, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan.
"Anggaran yg disiapkan Rp 20 miliar yang akan dibangun dilokasi lama pasar dan target kita segera lelang setelah masalah aset selesai," sambungnya.

Diuraikan Benny, proses penilaian aset dilakukan mengingat bangunan pasar yang lama akan dibongkar seluruhnya, maka nilai aset yang tercatat secara akutansi pun harus dihapus. "Pembongkarannya dilelang dan seterusnya baru bisa dikerjakan bangunan baru," tukasnya.

Sebagai gantinya, Perkim diketahui telah membangun Pasar Relokasi di Jalan Sumatera, Kelurahan Belawan II atau tepat dibalakang stasiun PMB untuk para pedagang sembari menunggu proses revitalisasi Pasar Inpres Belawan selesai dibangun. Pembangunan Pasar Relokasi itupun disinyalir menghabiskan biaya Rp 4 Miliar.

Benny melanjutkan pasar relokasi yang sudah dibangun sudah diserahkan Dinas Perkim ke Perusahaan Daerah (PD) Pasar. "Penampungan sudah diserahkan ke PD Pasar dan mereka sedang mempersiapkan pengundian," pungkasnya.

T Bahrumsyah selaku anggota DPRD Medan dari Dapil Medan Utara mengatakan para pedagang saat ini menanti-nanti berjualan di Pasar Inpres Belawan. Untuk itu ia berharap agar nantinya Pasar Inpres Belawan dikerjakan sesuai waktu yang ditetapkan. "Kita minta Perkim menegaskan kontraktor agar proses pembangunan pasar itu tidak cepat dan tidak lambat. Artinya dikerjakan sesuai waktu yang ditetapkan,"katanya.

"Jangan tiba-tiba dibangun secepatnya tapi konstruksi bangunannya menyalah. Konstruksi bangunan harus disesuaikan dengan perjanjian kontrak. Jangan ada yang berkurang," pungkasnya.

(cr15/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved