Peserta Pemilu Jor-joran Mendekati Pemilih, Panwaslu dan Polisi Belum Temukan Pelanggaran

peserta pemilu pun semakin masif melakukan pendekatan kepada para konstituennya melalui visi dan misi untuk memenangkan hati pemilih.

Peserta Pemilu Jor-joran Mendekati Pemilih, Panwaslu dan Polisi Belum Temukan Pelanggaran
TRIBUN MEDAN
Kapolres Samosir AKBP Agus Darojat (kanan) 

TRIBUN-MEDAN.COM, SAMOSIR  - Polres Samosir dan Bawaslu Samosir belum menemukan kasus pelanggaran peserta pemilu.

Padahal, pada perhelatan pesta demokrasi Pemilu Serentak 2019 peserta pemilu pun semakin masif melakukan pendekatan kepada para konstituennya melalui visi dan misi untuk memenangkan hati pemilih di Samosir, Senin (8/4/2019).

Hingga saat ini, Polres Samosir masih melakukan penyelidikan dan mengerahkan anggotanya. Sampai saat ini belum ada kasus yang terbukti langsung politisi yang mempraktikkan money poltik.

"Kita akan mengerahkan anggota untuk melakukan penyelidikan dan bila ditemukan akan melakukan penangkapan terhadap pelaku money poltik karena ini sudah meresahkan masyarakat dan merusak demokrasi sehat di pemilu kita ini," ujar Kapolres Samosir AKBP. Agus Darojat kepada Wartawan.

Agus menegaskan akan melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku money politic agar Pemilu bersih 2019 tercapai. Ia mengibau agar seluruh juga berani melapor bila menemukan praktik politik uang di lingkungannya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Samosir Anggiat Sinaga mengatakan, menurut pengamatan Bawaslu Samosir, praktik money politic biasanya dilakukan pada masa injury time, seperti masa tenang, pada tanggal 14-16 April 2019 nanti.

"Ini kan seperti main sepakbola, fase-fasenya ini biasanya kan di injury time menyerang, seperti di masa tenang, tapi tidak tertutup juga sebelum masa tenang," tambahnya.

(jun/tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved