Tiga Ruang Belajar Sekolah di Karo Ini Terancam Longsor, Kadisdik Janji akan Memantau

Tiga bangunan yang biasanya dipakai murid belajar itu kondisinya berada di bibir longsoran.

Tiga Ruang Belajar Sekolah di Karo Ini Terancam Longsor, Kadisdik Janji akan Memantau
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Bagian gedung sekolah yang terancam terbawa longsoran, di Desa Lau Buluh, Kecamatan Kutabuluh, Karo. 

TRIBUN-MEDAN.com, KUTABULUH - Sebuah bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri 043240 yang terletak di Desa Lau Buluh, Kecamatan Kutabuluh, Karo, terancam ambruk.

Pasalnya, tiga bangunan yang biasanya dipakai murid belajar itu kondisinya berada di bibir longsoran. Diketahui, jurang yang berada di longsoran tersebut merupakan lahan pertanian warga sekitar.

Akibat dari kondisi tersebut puluhan siswa yang semula belajar di tiga ruangan itu saat ini terpaksa berpindah ruangan kelas. Menurut informasi, kondisi ini sudah berlangsung beberapa waktu terakhir. Namun, hingga kini belum tampak tanda-tanda akan diperbaiki.

Kepala Desa Laubuluh Adinta Ginting, membenarkan kondisi tersebut sudah berlangsung sejak beberapa waktu terakhir. Dirinya menyebutkan, agar tidak terjadi kerusakan yang semakin parah tentunya diperlukan perbaikan sesegera mungkin.

"Perlu segera perbaikan dari Dinas Pendidikan Karo sebelum ada korban jiwa atau kerusakan gedung lebih parah ke bangunan lainnya," ujar Adinta, saat dikonfirmasi Senin (8/4/2019).

Dirinya mengungkapkan, saat ini kondisi tiga ruangan tersebut lantai dan sebagian dinding yang berada di bagian belakang sudah terbawa longsoran. Tak hanya itu, pondasi di bagian yang sama juga sudah tampak tidak mengikat dengan tanah. Sedangkan dari bagian depan, memang kondisinya masih tampak kokoh.

Saat dikonfirmasi ke Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karo Dr Eddi Surianta Surbakti, menyebutkan pihaknya belum mengetahui informasi pasti dari kerusakan sekolah itu.

"Maksudnya SD yang mana ya," ucapnya.

Dirinya mengaku, saat ini masih menelusuri informasi tersebut. Pasalnya, tidak ada SD dengan nomor sekolah seperti yang dimaksudkan. Eddi mengungkapkan, setelah mendapatkan informasi pasti, pihaknya akan segera terjun ke lapangan untuk memantau sekolah tersebut.

"Akan kita cek Pak, karena tdk ada SD yg nomor sekolah itu Pak di Kutabuluh," pungkasnya.

(cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved