Bidik Emas pada Ajang PON, KONI Sumut Pelatdakan 33 Cabor PraPON 2019

Cabor-cabor tersebut di antaranya Atletik, Pencak Silat, Panahan, Petanque, Bulutangkis, Biliar, Angkat Besi, Angkat Berat, Binaraga.

Bidik Emas pada Ajang PON, KONI Sumut Pelatdakan 33 Cabor PraPON 2019
TRIBUN MEDAN/CHANDRA SIMARMATA
Wakil Ketua 1 Komite Olahraga Nasional Sumut Prof Dr Agung Sunarno 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Komite Olahraga Nasional Indonesia Sumatera Utara (KONI Sumut) melakukan pemusatan latihan daerah (pelatda) terhadap 33 cabang olahraga (cabor)
di Sumut untuk persiapan mengikuti seluruh ajang PraPON tahun ini.

Cabor-cabor tersebut di antaranya Atletik, Pencak Silat, Panahan, Petanque, Bulutangkis, Biliar, Angkat Besi, Angkat Berat, Binaraga, Wushu, Bola Voli, Hockey, Muaythai, Sepak Takraw, Sepak Bola dan Futsal.

Kemudian ada Renang, Loncat indah, Polo Air, Sky Air, Bola Basket, Catur, Anggar, Gateball, Tenis Lapangan, Balap Sepeda, Tarung Dejarat, Sepatu Roda, Tinju, Panjat Tebing, serta Karate.

Wakil Ketua I KONI Sumut Prof Dr Agung Sunarno mengatakan 33 Cabang olahraga tersebut merupakan cabor yang sebelumnya telah mengirimkan rekomendasi nama-nama atletnya untuk mengikuti pelatda. Karena itu, 33 Cabor tersebut diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatda.

"Kita sekarang sedang memberi pelatda itu 33 cabor. Artinya 33 itu kita beri kesempatan mengikuti pelatda dan mereka dari pengprov yang mengusulkan itu, kita punya batas waktu kemarin," ujarnya kepada Tribun, Selasa (9/4/2019).

Prof Agung menjelaskan bagi cabang olahraga lainnya di Sumut yang tidak ikut pelatda PraPON 2019 saat ini, bukan berarti tidak akan mengikuti prakualifikasi PON. Dia mengatakan Cabor lainnya itu tetap menjadi binaan KONI Sumut nantinya ketika akan mengikuti pekan olahraga Nasional di Papua tahun depan. Cabor yang tidak msuk pelatda tetap akan mengikuti PraPON 2019. Semua cabor yang lolos nantinya akan ikut pelatda PON 2020 dan juga akan dibiayai oleh KONI Sumut pada PON mendatang.

"Ya tentu cabang olahraga yang jadi prioritas KONI Sumut berdasarkan data yang sudah ada baik dari PON yang lalu. Yang ikut pelatda Prapon 33, yang lainnya pelatda masing-masing. Nanti Kalau mereka lolos PON kan jadi pelatda juga. Nanti kalau sudah lolos PON akajdi SK kan pelatda PON," terangnya.

Lebih lanjut kata Prof Agung, untuk sebagian besar dari 33 Cabor tersebut SK untuk masing-masing sudah dikeluarkan oleh KONI Sumut. Hanya sebagian kecil yang masih belum seperti renang, anggar, tenis, panahan, Gateball yang belum dikarenakan sebelumnya masih adanya perubahan maupun perbaikan.

"SK kemarin kan 1 Maret jadi nanti tetap ada (di keluarkan SK)," imbuhnya.

Nantinya kata prof Agung pada PON mendatang, Sumut akan tetap mengincar medali lewat olahraga perorangan maupun beregu. Karena itu dia berharap para atlet serius berlatih untuk memberikan hasil yang terbaik nantinya di PON bagi Sumut.

"Cabor olahraga beladiri seperti karate, Wushu, biliar, pokoknya Cabor perorangan itu sangat berpotensi untuk bisa memperoleh medali di pekan olahraga Nasional dengan tidak menutup kemungkinan cabang olahraga beregu seperti sepakbola dan futsal yang menurutnya tetap ada potensi meraih medali," kata Guru Besar Universitas Negeri Medan (UNIMED) ini.

(cr11/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved