Hingga saat Ini KPU Deliserdang Masih Kekurangan Belasan Ribu Surat Suara

Bobby Indra Prayoga mengatakan jumlah surat suara yang saat ini dibutuhkan sebanyak 15.231.

Hingga saat Ini KPU Deliserdang Masih Kekurangan Belasan Ribu Surat Suara
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Warga yang dipekerjakan oleh KPU Deliserdang sedang melakukan pengepakan logistik, Selasa (9/4/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com- Hingga saat ini KPU Deliserdang masih kekurangan belasan ribu surat suara Pemilu.

Meski waktu pencoblosan sudah dekat namun hingga kini belum ada tanda-tanda kapan surat suara yang kurang akan datang. Terkait hal ini pihak KPU Deliserdang pun masih menunggu pendistribusiannya dari Pusat.

Ketua KPU Deliserdang, Bobby Indra Prayoga mengatakan jumlah surat suara yang saat ini dibutuhkan sebanyak 15.231.

Disebut kurangnya surat suara lantaran pada saat pelipatan banyak yang diketahui rusak. Kondisinya pun beragam mulai dari koyak, bernoda, salah cetak dan warna yang tidak sesuai.

"Pencetakan surat suara ini kewenangan dari Pusat makanya kita ya masih menunggu. Hal-hal seperti ini biasa terjadi karena ada yang rusak kemudian menjadi kurang. Kita belum tau kapan akan datang penggantinya masih kita tunggu,"kata Bobby di ruang kerjanya Selasa, (9/4/2019).

Ia menyebut begitu pelipatan surat suara selesai dilakukan baru diketahui banyak yang ternyata rusak kondisinya. Atas hal itu pihaknya pun mengaku langsung melaporkan hal ini ke KPU Sumut agar dapat diganti. Pada saat ini diakui bahwa surat suara yang rusak itu masih mereka simpan di kantor.

"Memang bukan kita saja yang punya surat suara yang rusak tapi Kabupaten Kota lain juga sama. Sampai sekarang belum tahulah mau dikemanakan yang rusak ini karena belum ada petunjuk teknis dari pimpinan untuk yang rusak itu. Kalau pada momen Pilkada kemarin yang rusak itu dimusnahkan dengan cara dibakar. Pelaksanaanya pas hari pencoblosan pagi harinya dengan disaksikan oleh Bawaslu,"kata Bobby.

Informasi yang dikumpulkan surat suara yang paling banyak rusak adalah surat suara untuk Presiden dan Wakil Presiden. Adapun jumlah keseluruhannya mencapai 3550 surat suara. Selain surat suara Presiden dan Wakil Presiden kerusakan juga terjadi untuk seluruh jenis surat suara mulai untuk kertas DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD untuk enam dapil yang ada di Deliserdang.

Pada saat ini KPU Deliserdang sedang sibuk melakukan pengepakan logistik pemilu. Pengerjaan dilakukan diarea halaman belakang kantor KPU. Proses pengepakan logistik ini melibatkan petugas PPK, PPS serta beberapa warga. Pengerjaan tampak dikebut mengingat paling lambat penyaluran logistik paling lambat dilakukan 16 April mendatang.

Berdasarkan data yang dikumpulkan kalau jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 22 Kecamatan yang ada di Deliserdang jumlahnya mencapai 5.837. Dari ribuan itu ada 5 TPS yang dibuat di lembaga pemasyarakatan dimana untuk di daerah Sunggal ada 3 TPS, di Pancur Batu dan Lubukpakam masing-masing 1 TPS.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved