Bangun Pendidikan Multikultural, Yaspen Sulthan Iskandar Muda Tawarkan Pemerataan Bagi Siswanya

Membangun pendidikan yang multikultural menjadi salah satu misi dari berdirinya Yayasan Perguruan Sulthan Iskandar Muda Medan.

Bangun Pendidikan Multikultural, Yaspen Sulthan Iskandar Muda Tawarkan Pemerataan Bagi Siswanya
TRIBUN MEDAN/AYU PRASANDI
Yayasan Perguruan Sulthan Iskandar Muda Medan selalu mendidik para siswa dan siswinya untuk senantiasa saling memahami bahwa semuanya bersaudara. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Membangun pendidikan yang multikultural menjadi salah satu misi dari berdirinya Yayasan Perguruan Sulthan Iskandar Muda Medan.

Oleh karena itu, sekolah yang berada di Jalan Besar Sunggal Gang Bakul Medan ini selalu mendidik para siswa dan siswinya untuk senantiasa saling memahami bahwa semuanya bersaudara.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan Sulthan Iskandar Muda Medan, Sofyan Tan, mengatakan, ada dua tujuan berdirinya Yayasan Perguruan Sulthan Iskandar Muda yaitu memberikan ruang untuk orang-orang yang tidak mampu untuk menikmati pendidikan yang berkualitas.

“Karena umumnya sekolah yang memiliki kualitas baik yang disertai dengan sarana dan prasarana yang lengkap itu mahal dan tidak akan mampu dinikmati oleh orang-orang secara ekonomi kurang beruntung,” ujarnya saat ditemui Tribun, Rabu (10/4/2019).

Ia menjelaskan, Yayasan Perguruan Sulthan Iskandar Muda Medan hadir untuk memberikan kesempatan dan pemerataan pendidikan yang tidak memandang dari keluarga kaya atau pun miskin.

“Jadi di sini ada orang kaya dan ada juga yang tidak mampu. Artinya mereka secara lahiriah sebagai putra dan putri bangsa yang berhak menikmati pendidikan walaupun sekolah itu adalah sekolah swasta,” jelasnya.

Ia menerangkan, karena Yayasan Perguruan Sulthan Iskandar Muda Medan berdiri dengan berpedoman pada azas Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 yang memberikan kesempatan bagi semua pihak untuk dapat memperoleh pendidikan dengan baik.

“Nah itulah dasar mengapa sekolah ini didirikan. Kita tidak ingin hanya sekadar mendirikan sekolah, tetapi kita ingin mendirikan sekolah yang memiliki tanggungjawab terhadap masa depan anak,” terangnya.

Ia mengungkapkan, agar semakin mendukung dan memberikan tanggungjawab terhadap masa depan anak-anak tersebut, Yayasan Perguruan Sulthan Iskandar Muda Medan juga menghadirkan sarana yang lengkap serta guru-guru yang memiliki kualitas baik.

“Sekolah ini didirikan mencermati persoalan-persoalan hubungan antar etnis yang dikarenakan bahwa negara ini adalah berbhineka tunggal ika. Bahwa negara ini memiliki pluralisme yang sangat luar biasa,” ungkapnya.

Ia menuturkan, keberagaman suku, agama golongan yang sangat heterogen. Karena itulah, generasi mendatang harus dididik menjadi generasi yang memahami bahwa kita adalah saudara.

“Jadi sekolah ini benar-benar meletakkan dasar-dasar berbasis keberagaman, walaupun kementerian pendidikan dan kebudayaan telah memiliki kurikulum dan kita ikuti kurikulum tersebut tapi memperkayanya dengan memasukan pendidikan karakter yang menggambarkan tentang bagaimana membangun pendiikan yang multikultural tersebut,” tuturnya.

(pra/tribun-medan.com )

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved