Honorer Eks K2 Banyak tak Lulus P3K, BKD Belum Tahu Apakah Masih Ada Kesempatan!

Penyuluh pertanian dari 64 orang yang mengikuti seleksi hanya satu orang saja yang tidak lulus.

Honorer Eks K2 Banyak tak Lulus P3K, BKD Belum Tahu Apakah Masih Ada Kesempatan!
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Warga melihat pengumuman kelulusan seleksi P3K di Kantor BKD Deliserdang, Rabu (10/4/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com- Tenaga honorer Eks Kategori II (TH Eks K II) di lingkungan Pemkab Deliserdang yang dinyatakan lulus dalam seleksi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dengan jumlah 130 orang merupakan tenaga guru dan tenaga penyuluh pertanian.

Hal ini dibenarkan oleh Kabid Pengadaan Pegawai dan Mutasi BKD Deliserdang, Syahrul.

Disebut untuk tenaga guru dari 150 orang yang mengikuti seleksi hanya 67 orang yang lulus.

Sementara itu untuk penyuluh pertanian dari 64 orang yang mengikuti seleksi hanya satu orang saja yang tidak lulus.

"Mereka yang lulus ini adalah yang nilainya memenuhi passing grade yang telah ditentukan. Ya memang passing grade nya itu tidak setinggi pada saat penerimaan CPNS. Tapi ya itulah ada juga yang belum memenuhi passing grade, kalau seperti itu ya belum bisalah,"kata Syahrul Rabu, (10/4/2019).

Hingga saat ini ia mengaku belum dapat memastikan apakah peserta yang belum lulus maupun yang belum mengikuti seleksi masih mempunyai kesempatan kedua untuk menjadi P3K.

Disebutkan sampai saat ini pihaknya belum ada mendapat petunjuk apakah dilain waktu nanti masih ada seleksi penerimaan calon P3K kembali ada tidak. Ia membenarkan bahwa pada saat pelaksanaan ujian berlangsung masih ada tenaga honorer eks K II yang belum memanfaatkan kesempatan dengan baik.

"Untuk tenaga guru kemarin sebenarnya jumlahnya ada 152 orang tapi ketika waktu ujiannya hanya 150 orang yang datang. Ya kita juga tidak tahu kenapa bisa tidak datang. Kita belum tau ini apakah masih ada ujian lagi apa tidak nantinya. Tapi ini memang untuk yang K II dibidang Teknis belum ada memang dibuat seleksi untuk P3K. Kemarin kan baru hanya untuk penyuluh pertanian dan tenaga guru saja yang dibuka, berdoa sajalah masih ada seleksi lagi nantinya," kata Syahrul.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved