23 TPS Tambahkan Disediakan KPU Sumut, Untuk Akomodir Pemilih di Lapas

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) menyediakan 23 Tempat Pemungutan Suara (TPS) tambahan dalam Pemilu

23 TPS Tambahkan Disediakan KPU Sumut, Untuk Akomodir Pemilih di Lapas
Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
Suasana saat KPU gelar simulasi agar petugas KPPS Yang bertugas Dalam Pemilu 2019 Paham. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) menyediakan 23 Tempat Pemungutan Suara (TPS) tambahan dalam Pemilu yang akan di gelar pada 17 April 2019 mendatang.

TPS Tambahan semuanya ditempatkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sumatera Utara.

Komisioner KPU Sumut, Benget Silitonga membenarkan bahwa ada tambahan 23 TPS untuk Pemilu 2019 mendatang.

“Ada sebanyak 23 TPS tambahan di lapas untuk mengakomodir tahanan. Hal itu untuk 4.828 tahanan yang masuk kategori DPTb,” kata Benget, Kamis (11/4/2019).

Benget menuturkan bahwa TPS tambahan di sediakan untuk menjamin hak pilih para tahanan sesuai dengan hasil perekaman yang diberikanan Disdukcapil.

"TPS tambahan di lapas nantinya akan tersebar di Kota Medan, Kabupaten Deliserdang, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Labuhan Batu dan Kabupaten Tapanuli Tengah," ujarnya.

Sedangkan ditempat lainnya, sambung Benget KPU menyebut TPS tambahan tidak diperlukan. Meski pemilih yang terdaftar sebagai DPTb diprediksi lebih banyak dari Pemilu sebelumnya, tapi masih bisa ditampung di TPS yang sudah direcanakan.

Benget mengaku di Medan yang paling besar DPTb-nya, KPU Medan akan mendistribusikan ke sejumlah TPS di kelurahan dan itu masih cukup.

"Jadi enggak perlu tambahan TPS. Ini juga konsekuensi masyarakat boleh mengurus DPTb 30 hari sebelum Pemilu," tuturnya.

"Putusan Mahkamah Konstitusi soal tambahan waktu pendaftaran DPTb dalam keadaan tertentu, juga telah menambahkan 7 hari lagi sebelum pemilihan,” sambungnya.

KPU Sumatera Utara juga mengungkap, bahwa lembar surat suara sudah seluruhnya terdistribusi ke seluruh Kota dan Kabupaten. Pembagian ke TPS tinggal menunggu kondisi di daerah masing-masing saja.

“Distribusi surat suara sudah tiba di Kabupaten/Kota. Tinggal kapan diturunkan ke TPS," katanya.

"Itu masing-masing KPU daerah yang mengatur dengan berkoordinasi dengan kepolisian kapan baiknya disalurkan ke TPS. Kalau cepat kali diturunkan bahaya juga rawan nanti jadinya,” jelas Benget. 

(mak/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved