APK Ilegal Tetap Bertebaran Jelang Pencoblosan, Ini Penjelasan Bawaslu Binjai

Ketua Bawaslu Arie Nurwanto menyampaikan saat ini sudah masuk minggu tenang.

APK Ilegal Tetap Bertebaran Jelang Pencoblosan, Ini Penjelasan Bawaslu Binjai
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Rapat koordinasi masa tenang di kantor Bawaslu Kota Binjai, Kamis (11/10/2019) 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Badan Pengawas Pemilu Kota Binjai menggelar rapat dengan sejumlah instansi menjelang minggu tenang.

Rapat membahas penertiban Alat Peraga Kampanye yang bertebaran se-Kota Binjai hingga enam hari menjelang Pemilu 17 April 2019 di Kantor Bawaslu Binjai, Kamis sore (11/10/2019)

Amatan tribun-medan.com, Bawaslu rapat bersama perwakilan KPU Binjai yang dihadiri Komisioner Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Robby Effendi, perwakilan Satpol PP, perwakilan Dinas Perhubungan, perwakilan Dandim, perwakilan Polres Binjai.

Ketua Bawaslu Arie Nurwanto menyampaikan saat ini sudah masuk minggu tenang. Sehingga APK dan aktivitas politik harus bersih di masyarakat, sehingga ke depan APK harus dibersihkan oleh Partai Politik dan juga tanggungjawab Pemerintah Kota Binjai.

"Dalam rapat tadi kami sampaikan ke semua pihak bahwa sudah masuk minggu tenang, dan APK harus dibersihkan. Minggu tenang ini sudah jadi tanggungjawab partai politik menertibkan APKnya dan Pemko juga mengurusi itu kalau gak diturunkan," kata Arie Nurwanto

"Tadi juga diakui Satpol PP soal ada rekomendasi Bawaslu untuk penertiban, tidak merespon penertiban yang sebelumnya mau dilakukan di Kota Binjai, mereka apa alasannya," imbuhnya.

Jelang enam hari ini, amatan tribun-medan.com ratusan APK bertebaran di berbagai sisi kota hingga gang-gang diduga melanggar juklak dan juknis zonasi, jumlah dan ukuran. Kondisi ini cuma sekali dilakukan penertiban dan mendapat protes dari sejumlah partai politik.

"Gak telat. Ini rakor minggu tenang. Iya cuma sekali, ini sekarang tinggal penertiban karena masuki minggu tenang. Ini parpol politik yang buka pas minggu tenang, kan mereka yang pasang. Dan Pemko yang tanggungjawab estetika, kalau gak ya rusak lah," katanya.

Pihak Satpol PP menyampaikan, siap menjalankan rekomendasi Bawaslu menertibkan APK di setiap kecamatan yang ada di Kota Binjai hingga ke tingkat kelurahan. Satpol sifatnya menunggu koordinasi dan rekomendasi Bawaslu dan atasannya.

Begitu juga pihak Dishub yang hadir menyampaikan kesiapan bekerja sama untuk menertibkan APK yang ada di kendaraan, baik mobil, sepeda motor, dan becak roda tiga pada masa tenang.

(dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved