Giat Berlatih Jelang Kejurnas, Lily Diah Afriliana Bidik Medali Emas

Target kalau bisa emas dari nomor 50 meter gaya punggung. Karena kan berenang gaya utamanya gaya punggung.

Giat Berlatih Jelang Kejurnas, Lily Diah Afriliana Bidik Medali Emas
TRIBUN MEDAN/CHANDRA SIMARMATA
Lily Diah Afriliana, perenang Putri Sumut. Peraih juara 1 nomor 50 dan 200 meter gaya punggung Selekda PRSI Sumut 2019. 

Atlet Renang Lily Diah Afriliana Bidik Medali Emas Nomor 50 Meter Gaya Punggung

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Perenang putri Sumatera utara, Lily Diah Afriliana bertekad untuk bisa lolos prakualifikasi PON tahun ini agar bisa mengikuti PON di Papua tahun depan untuk yang pertama kalinya.

Tak tanggung-tanggung, atlet muda yang saat ini masih duduk di kelas XI SMK ini juga membidik medali emas nomor 50 meter gaya punggung di ajang Kejurnas PraPon yang akan digelar akhir bulan April ini.

"Bulan ini Kejurnas di Jakarta mulai 25-28 April. Target kalau bisa emas dari nomor 50 meter gaya punggung. Karena kan berenang gaya utamanya gaya punggung," ujarnya kepada Tribun Medan, Kamis sore (11/4/2019).

Saat ini kata Lily, dirinya sudah rutin menjalani latihan jelang Kejurnas. Selain berlatih renang khususnya untuk peningkatan daya tahan, stamina, Lily juga turut melakoni latihan fisik seperti lari, skiping, push up dan sit up.

"Persiapan latihan renang dan fisik. Dari Senin-Sabtu di Kolam Renang Detis Sari Indah dari sore sampai Maghrib. Renang kalau pemanasan latihan 2000 meter kadang 3000. Kalau latihan sprint nya 1500-2000," terang atlet muda asal Siantar ini.

Lebih lanjut, kata Lily, selain akan turun di nomor gaya punggung (50, 100, 200 meter), di ajang kejurnas PraPON dirinya juga akan turun di nomor 50 dan 100 meter gaya bebas.

Namun atlet yang tergabung di Siantar Swimming Club ini mengaku yang menjadi spesialisasinya adalah gaya pun. Karena itu pada Kejurnas yang sudah di depan mata, selain target medali, Lily juga bertekad memperbaiki catatan waktunya.

"Kemarin seleksi dapat waktu 34 detik yang 50 meter gaya punggung, ini kalau bisa dinaikan jadi 32 detik," ungkap atlet kelahiran tahun 2002 ini.

Sementara itu, untuk mencapai targetnya itu, menurut Lily memang tidak mudah. Apalagi ini merupakan Kejurnas pertamanya. Menurutnya, Ada banyak saingan berat asal daerah lain yang mesti diwaspadai, seperti dari DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jatim. Namun Lily tetap optimistis bisa mencapai targetnya itu.

"Banyak lah yang harus diwaspadai. Ya banyak-banyak latihan," pungkas Peraih medali emas Popdasu 2018 di Medan dan juara 2 Festival Danau Toba 2017.

(cr11/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved