Harga Dencis, Kembung, dan Tongkol Turun, tapi Pembeli Sepi

Edito mengatakan sudah sepekan harga ikan mengalami penurunan namun meskipun begitu, pembeli masih sepi.

Harga Dencis, Kembung, dan Tongkol Turun, tapi Pembeli Sepi
TRIBUN MEDAN/NATALIN SINAGA
Suasana jual beli ikan di Pusat Pasar Medan, beberapa harga ikan mengalami penurunan kemungkinan karena pasokan ikan yang bertambah. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Beberapa harga ikan mengalami penurunan, kemungkinan karena pasokan ikan yang bertambah di Pusat Pasar Medan, Kamis (11/4/2019).

Pedagang ikan, Edito mengatakan sudah sepekan harga ikan mengalami penurunan namun meskipun begitu, pembeli dirasa sepi.

"Pasokan ikan ini dari Belawan, Sibolga, dan Aceh. Saat ini, ikan lagi murah sudah seminggu lalu, tapi pembeli ikan sepi, padahal ikan banyak dan rata-rata murah," ujar Edito.

Ia menjelaskan harga ikan laut di Pusat Pasar Medan turun seiring melimpahnya pasokan ikan sejak sepekan terakhir. Adapun sejumlah ikan yang mengalami penurunan antara lain jenis Ikan Dencis, Ikan Tongkol, Ikan Kembung dan Pari.

"Harga Ikan Dencis yang kecil-kecil senilai Rp 10 ribuan per Kilogram (kg) padahal pekan lalu masih bertahan di harga Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu per Kg. Untuk Ikan Kembung dibanderol Rp 20 ribu sebelumnya Kembung bisa mencapai Rp 30 ribu kadang-kadang Rp 40 ribu. Sementara untuk Ikan Pari hanya Rp 23 ribu hingga Rp 28 ribu per Kg," kata Edito.

Menurutnya penurunan harga ikan ini karena banyaknya hasil tangkapan nelayan atau stok sedang melimpah. Namun meskipun harga ikan murah, daya beli masyarakat masih sepi. Ia
mengaku jika ikan miliknya tidak laku terpaksa dibekukan atau di es
sehingga dapat dijual dengan harga murah agar tidak merugi.

Dalam kesempatan yang sama, Pedagang Ikan, Sulaiman menambahkan harga ikan masih stabil. "Saat ini pasar stabil, harga ikan itu kadang ada kenaikan, dan sebagian harga ikan turun. Harga ikan yang turun itu Ikan Dencis, Ikan Kembung dan Ikan Tongkol," ucap
Sulaiman.

Diakui Sulaiman, ia sudah menjual ikan sejak usianya masih delapan tahun. "Sudah 45 tahun saya menjual ikan. Harga ikan murah, kemungkinan karena banyaknya pasokan yang kemari. Stok ikan yang saya jual cukup untuk langanan saja, biasanya stok ikan yang saya jual 60 kg," katanya.

Meskipun begitu, kata Sulaiman,
pembeli masih sepi sejak sebulan yang lalu. "Penurunan pembeli lebih 30 persen, biasanya jam 10.00 masih ramai, tapi jam 09.00 sudah kosong ini,"ucapnya.

Disamping itu, Pembeli ikan, Magda merasa senang dengan turunnya harga ikan ini. "Baguslah harga ikan turun, ya saya senang, jadi bisa lebih hemat," kata Magda.

Dalam kesempatan yang berbeda, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Provinsi Sumatera Utara, Mulyadi Simatupang mengatakan terkait hal ini, secepatnya ia bersama tim akan klarifikasi dan survei ke lapangan.

(nat/tribun-medan.com)

Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved