Melalui Drone, PLN Minimalisir Risiko Kecelakaan Kerja di Area Tegangan Tinggi

PT Perusahaan Listrik Negara Persero (PLN) sebagai perusahaan penyedia listrik di Indonesia, memiliki kewajiban untuk memastikan kegiatan distribusi

Melalui Drone, PLN Minimalisir Risiko Kecelakaan Kerja di Area Tegangan Tinggi
Kontan
Petugas dari tim Terra Indonesia mendemonstrasikan kegiatan monitor jalur transmisi listrik menggunakan drone 

MEDAN.TRIBUNNEWS.com,  JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara Persero (PLN) sebagai perusahaan penyedia listrik di Indonesia, memiliki kewajiban untuk memastikan kegiatan distribusi listrik ke setiap daerah dapat terpenuhi. Untuk memudahkan pengecekan jalur listrik, tim Terra Drone Indonesia, mendemonstrasikan kegiatan monitor jalur transmisi listrik menggunakan drone bersama Central Research Institute of Electric Power Industry (CRIEPI), di PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi (UIT) Jawa Bagian Timur dan Bali (JBTB).

Hanya dengan waktu 10 menit, drone dapat melakukan monitoring jalur listrik sepanjang 2 kilometer untuk mencakup 3 sampai 4 Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT). Monitor jalur listrik itu bermanfaat bagi PLN untuk pemeliharaan jalur transmisi dan distribusi guna menjamin ketersediaan listrik di seluruh Indonesia.

"Hasil yang didapat melalui kegiatan monitor adalah, point cloud atau model 3 dimensi dari jalur transmisi yang nantinya dapat dianalisis lebih jauh untuk mengetahui jarak antara kabel listrik, bagian kabel yang mulai terlihat kendur hingga manajemen vegetasi di sekitarnya yang berpotensi mengganggu, dengan sangat terperinci serta akurasi yang tinggi," ungkap Direktur Utama Terra Drone, Michael Wishnu Wardhana, dalam keterangan resminya Kamis (11/4/2019)

Data berbentuk 3D dari kabel listrik dan menara transmisi dihasilkan oleh perangkat lunak yang dikembangkan bersama Terra Drone dan CRIEPI.

"Solusi manajemen vegetasi pada jalur transmisi ini dibutuhkan untuk mengurangi risiko bahaya yang timbul akibat keberadaan objek-objek yang berpotensi mengganggu transmisi listrik, sesuai dengan standar serta peraturan yang berlaku," lanjutnya.

Dilansir dari Kontan.co.id, PLN tertarik menggunakan drone karena terbukti dapat mengurangi risiko manusia khususnya di area bertegangan tinggi, ekonomis dalam biaya, serta hasil gambar yang berkualitas tinggi.

Teknologi drone yang digunakan ialah Terra Wing, yang merupakan drone fixed wing. Terra Wing dapat diaplikasikan untuk keperluan survei topografi di sektor infrastruktur, pertambangan, agrikultur, dan utilitas. Selain itu, Terra Drone Indonesia menjadi Drone Service Provider (DSP) pertama di Asia Tenggara yang berkesempatan menggunakan teknologi drone ini.

"Melalui kesempatan tersebut, tim kami berusaha untuk membuktikan bahwa teknologi drone dapat dengan aman melakukan pemetaan dan monitoring di wilayah dengan risiko tinggi seperti di sektor energi dan utilitas. Kedepannya, Terra Drone Indonesia akan terus memperkenalkan teknologi drone sebagai solusi yang dapat di gunakan dengan aman untuk digunakan di sektor tersebut," pungkas Michael.

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Gunakan drone, Terra Drone Indonesia memonitor jalur transmisi listrik PLN

Editor: Ryan Nur Harahap
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved