Atlet Wushu Sanda Sumut Digembleng Pelatih Asing, Toulu Masih Andalkan Pelatih Lokal

Pelatih yang didatangkan itu masih berusia muda dan masih aktif sebagai atlet yang juga pesanda profesional.

Atlet Wushu Sanda Sumut Digembleng Pelatih Asing, Toulu Masih Andalkan Pelatih Lokal
Istimewa
Atlet Wushu sanda Sumatera Utara saat bertanding pada Kejuaraan Daerah, (9/3/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengprov Wushu Indonesia (WI) Sumut mendatangkan pelatih asing dari China (Tiongkok) untuk menggembleng atlet wushu sanda yang akan bertarung pada Kejurnas PraPON Juni mendatang di Bangka-Belitung.

Sekretaris umum WI Sumut Heryanto mengatakan, pelatih asing yang bernama Feng Yin Bao ITU saat ini sudah mulai memberikan pelatihan kepada para atlet.

"Mereka berlatih di YKWI. Atlet akan dilatih sampai ke PraPON," ujarnya, Sabtu (13/4/2019).

Heryanto menjelaskan, tujuan utama didatangkannya pelatih dari Tiongkok tersebut agar para atlet mendapatkan pembinaan langsung dari pelatih yang berasal dari negeri asal wushu itu. Program Ini sebagai langkah persiapan WI Sumut dalam upaya meraih tiket PON Papua 2020 sebanyak mungkin.

Menurutnya, pelatih asing akan meningkatkan kepercayaan diri para atlet.

"Tahun lalu PON kan kita lolos delapan orang. Mudah-mudahan PraPON ini dengan adanya pelatih asing, kita bisa loloskan lebih dari delapan dan peluang kita di PON semakin besar," terangnya.

Menurutnya, pelatih yang didatangkan itu juga masih berusia muda dan masih aktif sebagai atlet yang juga pesanda profesional.

"Jadi mudah-mudahan atlet kita bisa terbawa dengan Pelatihan khususnya teknik dan stamina agar semakin meningkat dan bisa bersaing dengan provinsi lain. Ini nanti hampir tiga bulan harusnya cukuplah," terangnya.

Dengan didatangkannya pelatih dari Tiongkok, maka atlet sudah mulai rutin melakukan latihan dari Senin-Sabtu. 

"Program dia yang akan dijalankan. Program dia dan pengprov sudah mirip. Secara garis besar programmnya sama cuma mungkin detail-detailnya berbeda," katanya.

Lebih lanjut kata Heryanto, untuk kelas taolu pihaknya berencana mendatangkan pelatih asing jelang PON.

"Untuk taolu kita untuk PraPON ini kayaknya tidak. Nanti di PON kita akan usahakan datangkan pelatih asing juga," ujarnya.

Menurut Heryanto, meski belum diasuh pelatih asing pada atlet Taolu (seni wushu) tetap rutin berlatih seperti atlet Sanda. Namun bedanya saat ini tetap di bawah binaan pelatih-pelatih Wushu Sumut.

"Kalau Taolu kan latihan memang rutin hampir setiap harinya," pungkas Heryanto. (cr11/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved