Beternak Lalat, Warga di Kampung Ini Bisa Beri Beasiswa dan Bayar BPJS

Lebih dari 200 kepala keluarga (KK) merintis budidaya lalat tentara hitam atau black soldier fly (BSF).

Beternak Lalat, Warga di Kampung Ini Bisa Beri Beasiswa dan Bayar BPJS
KOMPAS.com/ FADLAN MUKHTAR
Warga membudidayakan lalat tentara hitam Grumbul Larangan, Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. 

Lalat tentara hitam, menurut dia, dapat menghasilkan nilai ekonomi yang tinggi. Telur lalat mempunyai harga jual yang tinggi. Selain itu, maggot dapat diolah menjadi maggot beku, maggot kering, tepung ikan dan lainnya sebagai pakan alternatif berprotein tinggi.

“Satu ekor lalat dapat menghasilkan 500-700 butir telur, untuk menghasilkan 1 gram telur butuh 14 hingga 13 ekor lalat, tergantung besar kecilnya. Sampah organik yang dimakan maggot otomatis menjadi kompos," ujar Akbar. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Berkat Lalat, Warga di Kampung Ini Bisa Beri Beasiswa dan Bayar BPJS."

Editor: Liston Damanik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved