Sebelum Gantung Diri, Abdul Berpesan ke Anaknya Selalu Baik-baik Saja

Menurut Rosyid, Abdul juga sudah sering berpesan kepada anak-anaknya agar selalu baik-baik saja kalau dirinya meninggal.

Sebelum Gantung Diri, Abdul Berpesan ke Anaknya Selalu Baik-baik Saja
TRIBUN MEDAN/HO
Jasad Abdul Sihombing saat hendak diturunkan setelah ditemukan gantung diri, Minggu (14/4/2019) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Abdul Sihombing seorang pria berusia 56 tahun nekat gantung diri di kamar mandi rumahnya yang berada di Jalan Yong Panah Hijau, Gang Teratai, Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan.

Menurut informasi kali pertama jasad Abdul ditemukan menantunya yang diketahui bernama Eko Syahputra (28).

Saat itu, Eko ingin ke kamar mandi sekitar pukul 07.30 WIB selepas bangun dari tidurnya dan hendak buang air kecil.

"Saksi saat itu hendak buang air kecil, dan melihat korban sudah dalam posisi tergantung di atas bak kamar mandi," ungkap Kapolsek Medan Labuhan Kompol Rosyid Hartanto, Minggu (14/4/2019).

Melihat mertuanya sudah tak bernyawa, Eko selanjutnya berteriak dan meminta pertolongan warga. Kemudian, kasus bunuh diri ini pun selanjutnya dilaporkan ke Polsek Medan Labuhan.

Dari hasil identifikasi yang dilakukan, kata Rosyid, pihaknya menemukan korban melakukan bunuh diri dengan memakai tali nilon untuk menjerat lehernya.

Pada tubuh korban sama sekali tidak ada ditemukan bekas penganiayaan.

"Karenanya penyebab korban tewas, dipastikan karena bunuh diri," jelasnya.

Dikatakan Rosyid, menurut keterangan menantunya, selama ini memang korban sudah sering sakit-sakitan. Bapak beranak satu ini juga sudah lama ditinggal sang istri tanpa ada pesan.

"Koban selama ini sudah sering mencoba melakukan upaya bunuh diri. Namun karena tetap diawasi anaknya, menyebabkan upayanya itu selalu gagal,"ujar Rosyid.

Jauh sebelum bunuh diri, sambung Rosyid, Abdul juga sudah sering berpesan kepada anak-anaknya agar selalu baik-baik saja kalau dirinya meninggal dunia.

Untuk itu, kepada Polisi, pihak keluarga merasa tidak keberatan atas meninggalnya korban, sehingga tidak dilakukan visum/autopsi.

"Usai dievakuasi, jenazah korban langsung disemayamkan di rumah duka,"katanya.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved