Siswa SMP YPSA Membuat Plastik Ramah Lingkungan Berbahan Pati Biji Mangga

Plastik ramah lingkungan berbahan dasar pati biji mangga dan nanosilika sekam padi yang diberi nama Mang OSA plastik.

Siswa SMP YPSA Membuat Plastik Ramah Lingkungan Berbahan Pati Biji Mangga
HO
Siswa dan siswi SMP YPSA saat di ajang Malaysia Technologi Expo (MTE) 2019 Innovation Marketplace di Malaysia. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) Beberapa waktu lalu tepatnya di bulan Februari mendapatkan medali perak pada ajang Malaysia Technologi Expo (MTE) 2019 Innovation Marketplace di Malaysia.

Mereka berhasil meraih medali perak pada ajang tersebut berkat penelitiannya yaitu menciptakan plastik ramah lingkungan berbahan dasar biji mangga.

“Siswa-siswi ini menciptakan plastik ramah lingkungan berbahan dasar pati biji mangga dan nanosilika sekam padi yang diberi nama Mang OSA plastik,” ujar Guru Pendamping  Penelitian, M. Cio Robbi, Minggu (14/4/2019).

Ia menjelaskan, ide tersebut muncul karena kepedulian siswa-siswi melihat kasus Paus yang mati disebabkan oleh sampah plastik diperairan Wakatobi.

“Proses pembuatan Mang OSA dimulai dengan mencampur ekstrak pati biji mangga dan nanosilika sekam padi dengan penambahan NaOH dan gliserin,” jelasnya.

Ia menerangkan, selanjutnya dipanaskan sembari diaduk hingga menjadi jel, kemudian dicetak kedalam cetakan selanjutnya dikeringkan selama lima hari dibawah sinar matahari hingga menjadi lembaran plastik.

“Penelitian siswa ini diharapkan dapat menjadi prototipe bagi perkembagan produksi plastic di kemudian hari bagi masyarakat yang peduli akan lingkungan hidup,” terangnya.

Sementara itu, kepala SMP YPSA, Irsal Efendi, mengatakan, selain mendapatkan Silver Medals, Tim Penelitian Mang Osa Plastic siswa-siswi SMP YPSA juga mendapatkan Specia Award dari Malaysian Association of Creativity and Innovation (MACRI).

“Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada Tim Mang Osa Plastic dalam ajang Malaysia Technology Expo 2019,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, dalam ajang tersebut, Indonesia sendiri mengirimkan 42 tim dari berbagai daerah Indonesia termasuk tim dari YPSA. 

 “Untuk peserta keseluruhan selain diikuti oleh Indonesia dan Malaysia sebagai tuan rumahnya, juga diikuti oleh Taiwan, dan Kroasia," ungkapnya. (pra/tribun-medan.com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved