Bandar Sabu Besar Siantar Edi Sarwo Ditangkap, Sempat Coba Buang Barang Bukti

Edi Sarwo sudah dua tahun menjadi pengedar narkoba di Siantar dan sekitarnya. Paket yang ia jual paling sedikit 1 gram.

Bandar Sabu Besar Siantar Edi Sarwo Ditangkap, Sempat Coba Buang Barang Bukti
Tribun Medan/Tommy Simatupang
Personel Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pematangsiantar memaparkan hasil tangkapan sabu dari tersangka Edi Sarwo, Senin (15/4/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pematangsiantar menangkap Edi Sarwo (52),  bandar narkoba jenis sabu di Jalan Vita Yudha, Kota Pematangsiantar.

Personel BNN melakukan pengembangan ke rumahnya di Jalan Antara, Gang Kelurahan, Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari. Dari hasil pengembangan, petugas BNN menemukan 84 gram sabu.

Kasi Pemberantasan BNN Kota Pematangsiantar Kompol Pierson Ketaren mengatakan tersangka mendapatkan kiriman sabu dari Kota Tanjungbalai. Tersangka bertemu dengan pemasok di Kota Kisaran.

Lalu, tersangka menjual sabu hingga ke luar Kota Pematangsiantar.

Baca: Pelaku Teror Awas Ada Bom Mampus Kelen di Siantar Bermotif April Mop

Baca: Pengalaman Mengurus Caleg Kalah yang Stres, Sering Kasih Janji dan Kampanye Selama Dirawat

Baca: Bawa 60 Bungkus Sabu, Eks Polisi Diciduk BNN di Jalinsum Simpang Kopi

"Edi Sarwo memperoleh sabu dari Tanjungbalai. Tapi dia tidak ke Tanjungbalai, bertemu di Asahan untuk mengambil. Diedarkan di dalam dan di luar Kota Siantar,"u ngkap Kompol Pierson, Senin (15/4/2019).

Dijelaskan Kompol Pierson, Edi Sarwo telah dua tahun menjadi bandar sabu untuk wilayah Kota Siantar dan Kota Sibolga. Tersangka Edi juga menjual barang dengan patokan minimal satu gram.

"Edi Sarwo sudah dua tahun menjadi pengedar narkoba. Harga sabu-sabu yang dijualnya bervariasi. Dia tidak menjual paket Rp 100 ribu. Sudah main besar ini, paling sedikit satu gram. Untuk pembelinya dari Sibolga sekali beli ada 30 gram sabu,"katanya.

Kompol Pierson menjelaskan tersangka sudah menjadi target berdasarkan informasi dari masyarakat.

"Dari penggeledahan di rumah Edi Sarwo, ditemukan dua paket narkoba jenis sabu berukuran sedang dan tiga paket ukuran kecil. Untuk jumlah keseluruhan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 84 gram," ungkapnya.

Saat penagkapan, Edi Sarwo sempat mencoba membuang barang bukti.

Karena perbuatannya, Edi Sarwo dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider 112 ayat (2) No 35 tahun 2009 tentang Undang-undang Narkotika. (tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved