Bawaslu Sumut Registrasi 92 Laporan dan Temuan Pelanggaran Pemilu

Kami juga sedang menangani money politics terkait pembagian sembako di beberapa tempat.

Bawaslu Sumut Registrasi 92 Laporan dan Temuan Pelanggaran Pemilu
TRIBUN MEDAN/FATAH BAGINDA GORBY SIREGAR
Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumut Syafrida R Rasahan memaparkan hasil laporan dan temuan Bawaslu Rapat Dalam Kantor (RDK) bersama Insan Media dengan tema “Penindakan Pelanggaran dalam Perspektif Pers”, Seni (15/4/2019). Dalam pemaparannya, Syafrida melaporkan adanya 92 laporan dan temuan pelanggaran pemilu 2019. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumut Syafrida R Rasahan menyebutkan, pihaknya melakukan pendataan pelanggaran pemilu sejak awal masa pendaftaran peserta pemilu, penetapan calon, masa kampanye hingga menjelang masa tenang.

Menurut Syafrida pihaknya mencatat ada 92 laporan dan temuan yang terdiri dari 14 pelanggaran administrasi, 38 dugaan pelanggaran pidana, 2 pelanggaran pidana, 8 pelanggaran kodeetik 13 pelanggaran lainnya dan selebihnya masih dalam proses.

Selanjutnya menurut Syafrida ada 50 temuan dan laporan yang digolongkan bukan termasuk pelanggaran.

"Ini masih belum termasuk pelanggaran terkait Alat Peraga Kampanye (APK) . Jika digabungkan denga pelanggaran terkait APK mungkin jumlahnya ribuan," ujarnya, Senin(15/4/2019).

Hal tersebut disampaikan Syafrida dalam Rapat Dalam Kantor (RDK) bersama Insan Media dengan tema “Penindakan Pelanggaran dalam Perspektif Pers”.

Menurut Syafrida pelanggaran masih dalam proses klasifikasi apakah pelanggaran tersebugttermasuk pelanggaran kode etik, pidana pemilu dan lainnya.

"Kami juga sedang menangani money politics terkait pembagian sembako di beberapa tempat. Terkait OTT yang menjerat Pejabat Daerah di Paluta juga masih diproses, " katanya.

Syafrida menjelaskan daerah-daerah dengan laporan tertinggi yairu, Nias Selatan sebanyak 7 laporan, Sumatera Utara 5 laporan, Deliseedang 4 laporan, Gunungsitoli 3 laporan, Tapanuliselatan 3 laporan dan Padang Lawas Utara 3 laporan.

Terkait temua dan laporan APK, kata Syafrida, jajarannya telah menindak 13719 APK yang ditertibkan serta 12976 APK yang dipasang di tempat terlarang seperti rumah ibadah.

"Juga telah ditertibkan 264 APK pada kendaraan umum, 11 APK mengandung materi yang dilarang dan 534 APK dengan pelanggaran lainnya," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Fatah Baginda Gorby Siregar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved