Berkunjung ke Medan, Komisioner KPU RI Angkat Bicara Soal Dugaan Surat Suara Dicoblos di Malaysia

Kita cek dan lihat teman-teman ini bekerja dan sudah ada di kelurahan. Jadi mungkin 24 jam dari sekarang, sudah terdistribusi di seluruh kelurahan

Berkunjung ke Medan, Komisioner KPU RI Angkat Bicara Soal Dugaan Surat Suara Dicoblos di Malaysia
Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
Berkunjung ke Medan, Komisioner KPU RI Angakat Bicara Soal Dugaan Surat Suara Dicoblos di Malaysia. Komisioner KPU RI Evi Novita Ginting Manik saat lakukan pengecekan persiapan pemilu di Kelurahan Sei Mati Medan. 

Evi mengatakan sebenarnya itu karena tingginya antusiasme masyarakat Indonesia di luar negeri, yang ingin memberikan hak pilihnya pada pemungutan suara.

Kemarin semua sudah dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang ada.

Yang penting setiap petugas bisa menyelenggarakan pemilu dan sudah sesuai dengan prosedur dan aturan yang diatur.

"Nah, kalau memang terjadi ada pelanggaran kesalahan.

Tentu akan ada rekomendasi dari Bawaslu. Sepanjang itu tidak ada, tentu kita tetap menganggap proses ini sudah berjalan dengan baik," tuturnya.

Asri Welas Kabarkan Lahirkan Bayi Laki-laki setelah Sebelumnya Kabarkan Persalinannya Dipercepat

Dikunjungi Presiden Jokowi, Arab Saudi Tambah Kuota Umroh 10.000 Orang Untuk Indonesia

Soal antrean panjang, Evi akui hal itu memang tetap terjadi.

Karena cukup besarnya pemilih yang datang ke TPS-TPS. KPU tidak bisa membuat TPS seperti di dalam negeri.

Karena disana kalau membuat TPS harus ada perwakilan. Tapi di luar negeri, perwakilan harus minta izin pemerintah setempat di negara tersebut.

"Jadi kalau kebijakan pemerintah lokal disitu tidak mengizinkan.

Ya kita nggak bisa buat diluar lokasi perwakilan kita.

Makanya, jumlah TPS yang tidak banyak membuat antrean harus terjadi," pungkas Evi.

(mak/tribun-medan com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved