Dugaan Politik Uang Melibatkan Wakil Bupati Paluta, Polda Masih Tunggu Perkembangan

Uang itu informasinya untuk memenangkan caleg. Tapi kita tidak tahu karena ini masih keterangan awal. Nanti kita lihat perkembangan.

Dugaan Politik Uang Melibatkan Wakil Bupati Paluta, Polda Masih Tunggu Perkembangan
HO
Amplop berisi uang dan kartu nama Caleg Masdoripa Siregar, Istri dari Wakil Bupati Paluta, Hariro Harahap. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim Satgas Money Politic Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) melakukan penangkapan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Money Politic yang bertujuan untuk memenangkan salah satu Caleg DPRD Kabupaten Paluta atasnama MA dari Partai Gerindra No Urut 3 Dapil I Kecamatan Padang Bolak dan Kecamatan Portibi.

Dari OTT yang dilakukan berhasil diamankan empat orang laki-laki saat menumpang sebuah mobil Toyota Kijang warna kuning dengan nomor polisi BK 1462 YG atas nama SA pengemudi, MH, FIM dan R.

Dari mereka yang diamankan, ditemukan amplop sebanyak 87 buah. Dalam amplop berisikan uang sebesar Rp. 200 ribu beserta 1 buah kartu nama atas nama MA dan tiga buah telepon genggam.

Setelah dilakukan interogasi terhadap MA, di dapat informasi bahwa Amplop tersebut mereka peroleh dari seorang laki-laki yang dia ketahui bernama FH dari salah satu rumah yang beralamat di Jalan S.M Raja Lingkungan I Partimbakoan Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak.

Selanjutnya pada pukul 02.50 WIB Tim Satgas Money Politic Polres Tapanuli Selatan, bergerak menuju ke alamat dimaksud untuk melakukan pengembangan atas penangkapan dugaan Money Politic tersebut.

Sesampainya di tempat dimaksud, berhasil diamankan sebanyak 10 orang laki-laki dewasa yang setelah ditanya diketahui masing-masing bernama Fajar Harahap, Ali Asman Siregar.

Kemudian, Sutan Kumala Siregar, Khairul Afandi Siregar, Harianto Harahap, Muhammad Rifai Harahap, Hasanuddin Simbolon, Irfan Harahap, Mara Laut Siregar dan H Hariro Harahap.

Hariro Harahap diketahui saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Paluta serta suami dari Caleg DPRD Kabupaten Paluta Partai Gerindra nomor urut 3 Dapil I, Kecamatan Padang Bolak dan Kecamatan Portibi an MS.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja langsung memberikan pernyataan resmi soal kasus OTT tersebut.

"Kasu ini akan kita serahkan ke Panwas. Kita tunggu hasil perkembangannya sore ini. Untuk batas waktunya 1x24 jam. Kasus ini akan kita serahkan kepada Gakkumdu," kata Tatan di Pos Lantas Lapangan Merdeka Medan, Senin (15/4/2019).

Halaman
12
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved