Sarapan Roti Setiap Hari Berisiko Kanker Payudara? Begini Penjelasan Ahli

Kombinasi pati, minyak dan gula dalam roti sangat adiktif dan juga sangat tinggi lemak.

Sarapan Roti Setiap Hari Berisiko Kanker Payudara? Begini Penjelasan Ahli
Pinterest
Hideo Makuuchi, yang merupakan pakar nutrisi populer dan penulis beberapa buku terlaris tentang diet dan nutrisi, mengatakan bahwa mengonsumsi roti setiap hari dapat meningkatkan risiko kanker payudara 

TRIBUN-MEDAN.com - Sejak kecil, kita sudah diberitahu seberapa pentingnya sarapan untuk memulai hari dengan baik.

Berbeda orang, maka berbeda pula menu sarapan. Sebagian besar dari kita mungkin memilih konsumsi sepotong atau dua roti, apalagi saat sedang buru-buru.

Tapi perlu diketahui, ini bukan jenis sarapan yang baik, menurut ahli gizi di Jepang.

Hideo Makuuchi, yang merupakan pakar nutrisi populer dan penulis beberapa buku terlaris tentang diet dan nutrisi, mengatakan bahwa mengonsumsi roti setiap hari dapat meningkatkan risiko kanker payudara, melansir laporan China Times.

Itu karena dia menemukan bahwa 80 persen dari pasien kanker payudara yang dirawatnya memiliki kebiasaan makan roti untuk sarapan.

Baca: Jangan Sembarangan Memilih, 4 Jenis Makanan Berikut Merupakan Pilihan Terbaik untuk Sarapan

Baca: 5 Kebiasaan Kecil yang Sebaiknya Kamu Lakukan Setiap Pagi, Bisa Cegah Datangnya Kanker

Baca: 4 Jenis Makanan yang Bisa Memicu Kanker bila Dikonsumsi Terlalu Sering

Dia menjelaskan alasan di balik ini, bahwa jenis-jenis roti yang biasanya dimakan orang akhir-akhir ini banyak mengandung minyak dan gula, yang menjadi beban bagi tubuh. 

Hideo bertanggung jawab untuk membantu pasien kanker dengan memantau perencanaan diet mereka selama bertahun-tahun, dan dari sana dia melihat bahwa sekitar 80 persen dari mereka biasanya makan roti untuk sarapan hampir setiap hari.

Dia mengatakan bahwa kombinasi pati, minyak dan gula dalam roti sangat adiktif dan juga sangat tinggi lemak.

Kecanduan ini dapat menyebabkan tekanan makan, karena tubuh Anda terbiasa dengan makanan berlemak tinggi dan otak Anda terus-menerus mengirimkan sinyal untuk makan lebih banyak.

Menurut Hideo, kelebihan berat badan dan obesitas dapat meningkatkan faktor risiko kanker payudara yang juga didukung oleh Cancer.org.

Karena sarapan masih tetap menjadi makanan terpenting setiap harinya, Hideo menyarankan agar orang-orang mencoba mengubah diet mereka.

Dia mengatakan bahwa mengonsumsi buah-buahan, telur, dan nasi adalah menu yang seimbang. Namun, jika mereka bersikeras untuk mengonsumsi roti, maka akan lebih baik memilih roti gandum, yang bebas minyak dan gula untuk makanan yang lebih sehat. (cr12/tribun-medan.com)

Penulis: Sally Siahaan
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved