Bawaslu Karo Segera Pleno untuk Menentukan Status Hukum 5 Terduga Money Politics

Bawaslu Kabupaten Karo segera menggelar rapat pleno untuk menindaklanjuti dugaan money politics (politik uang) yang terbongkar pada Senin (15/4/2019)

Bawaslu Karo Segera Pleno untuk Menentukan Status Hukum 5 Terduga Money Politics
Tribun Medan/Muhammad Nasrul
Polres Tanah Karo berhasil mengamankan lima orang pelaku Money Politic, Senin (15/4/2019) malam. Dari kelima pelaku, diketahui dua di antaranya merupakan Caleg DPRD Karo dari partai Gerindra. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE -Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karo segera menggelar rapat pleno untuk menindaklanjuti dugaan money politics (politik uang) yang terbongkar pada Senin (15/4/2019) malam. 

Ketua Bawaslu Karo, Eva Juliani Pandia, mengatakan pihaknya perlu melakukan kajian untuk menentukan pelanggaran tersebut sesuai Peraturan Bawaslu.

"Kalau kita lihat tadi (Senin) malam memang sudah cukup buktinya, jadi ini sudah memenuhi syarat untuk penanganan di Perbawaslu," ucapnya, saat ditemui di Kantor Bawaslu Karo.

Baca: Mabes Polri Sebut Wakil Bupati Paluta Hariro Harahap Resmi Tersangka Money Politics

Baca: Caleg Gerindra Istri Wakil Bupati Terjaring OTT, Amankan Susunan Amplop Berisi Uang Rp 200 Ribu

Baca: Polres Karo Tangkap Dua Caleg Partai Gerindra Pelaku Money Politics dan Amankan Uang Ratusan Juta

Tim gabungan dari Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Polres Tanah Karo berhasil mengamankan lima orang yang diduga melakukan money politics, Senin (15/4/2019) malam.

Empat orang di antaranya terbukti tertangkap tangan sedang membawa uang tunai yang diduga akan digunakan sebagai teknik memenangkan calon legislatif (caleg).

Eva mengungkapkan, saat ini status kelima pelaku money politics itu masih terduga.

Bawaslu akan mengambil tindakan lebih lanjut dengan menggelar rapat pleno untuk mencari pokok permasalahan.

Polres Tanah Karo berhasil mengamankan lima orang pelaku dugaan praktek money politic, Senin (15/4/2019) malam. Diketahui, dari kelimanya, dua di antaranya merupakan Caleg dari partai Gerindra.
Polres Tanah Karo berhasil mengamankan lima orang pelaku dugaan praktek money politic, Senin (15/4/2019) malam. Diketahui, dari kelimanya, dua di antaranya merupakan Caleg dari partai Gerindra. (Tribun Medan/Muhammad Nasrul)

Apabila dinilai sudah cukup bukti, maka Bawaslu akan melanjutkannya ke tahap penyidikan bersama kepolisian dan kejaksaan.

Dari barang bukti dan saksi yang diamankan petugas sementara ini, Eva mengungkapkan kelimanya telah melanggar Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, karena membagi-baikan materi dalam proses pesta demokrasi.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Juang Naibaho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved