PENGEJARAN KKB PAPUA, Egianus Marah Besar TNI Tewaskan 1 Orang KKB, Polri Tambah Brimob ke Papua

"Kami pastikan yang tertembak itu sudah dibawa mayatnya, kebiasaan masyarakat gunung ini korban perang selalu dibakar karena dianggap membawa bala.''

PENGEJARAN KKB PAPUA, Egianus Marah Besar TNI Tewaskan 1 Orang KKB, Polri Tambah Brimob ke Papua
ANTARA FOTO
PENGEJARAN KKB PAPUA, Egianus Marah Besar TNI Tewaskan 1 Orang KKB, Polri Tambah Brimob ke Papua. Komandan Korem 172/Praja Wira Yakti Kol Jonathan Binsar Sianipar menyambut kedatangan 600 personel TNI di Timika, Sabtu (9/3/2019) 

PENGEJARAN KKB PAPUA, Egianus Marah Besar TNI Tewaskan 1 Orang KKB, Polri Tambah Brimob ke Papua 

TRIBUN-MEDAN.com - Personel TNI terlibat baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata ( KKB) pimpinan Egianus Kogoya di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua, Senin (15/4/2019) siang.

Dalam aksi tersebut, pihak Kodam XVII Cenderawasih mengklaim melumpuhkan satu anggota KKB.

"Jadi kemarin sekitar jam 12.45 WIT anggota mendengar suara beberapa kali tembakan dari arah timur pos yang ada di Distrik Mugi dan prajurit melakukan penebalan," ujar Kapendam XVII Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi, ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (16/4/2019).

Kemudian, pada pukul 12.50 WIT, sambungnya, petugas di Pos Mugi berhasil masuk ke frekuensi radio KKB Egianus Kogoya.

Dari pantauan tersebut, terdengar suara gaduh dan kemudian ada teriakan "kita harus memaksa TNI/Polri keluar dari Nduga atau tidak kita boikot Pemilu".

"Tidak lama kemudian, dari arah timur pos tersebut terlihat sekelompok KKSB, kurang lebih 10 orang, mereka ada di balik jurang dengan jarak sekitar 400 meter dari pos," kata Aidi.

Baca: Aris Mengakui Mencintai Budi, tapi Kekasihnya Dibantai Aziz, Bukan Dibela, tapi Aris Bantu Pelaku!

Baca: KABAR TERBARU MUZDLIFAH - Terungkap Barang Milik Nassar (Mantan Suami) Disimpan, Ruben Onsu Buktikan

Mereka terlihat seperti menari-nari dan berteriak bahwa TNI harus segera meninggalkan Nduga.

Dari 10 orang tersebut, TNI memantau ada tiga sampai empat orang yang membawa senjata laras panjang, sisanya membawa panah dan tombak.

"Tapi, kita tidak memberikan reaksi apa-apa.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved