19 Ribu Orang Narapidana di Sumut Tak Bisa Gunakan Hak Pilih

Sekitar 19 ribu suara warga binaan atau narapidana yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan di Sumut kehilangan hak pilih.

19 Ribu Orang Narapidana di Sumut Tak Bisa Gunakan Hak Pilih
Tribun Medan/Azis Husein Hasibuan
Kakanwil Kemenkumham Sumut Dewa Putu Gede (tengah) saat memberikan pernyataan hilangnya 19 ribu suara warga binaan/narapidana, Rabu (17/4/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Sekitar 19 ribu suara warga binaan atau narapidana yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan di Sumut kehilangan hak pilih dalam Pemilu 2019.

Kakanwil Kemenkumham Sumatera Utara Dewa Putu Gede mengatakan, dari 34.644 orang jumlah warga binaan yang ditampung di 39 UPT di Sumut hanya 15.268 orang yang mengikuti Pemilu hari ini.

"Kasihan sebenarnya. Kemarin kami sudah rapat dengan Komnas HAM, sehingga di periode berikutnya ada langkah lain yang harus diambil," katanya, Rabu (17/4/2019).

Selain kehilangan hak suara, permasalah lain menimpa Pemasyarakatan adalah keterlambatan kertas suara.

Baca: Banyak Narapidana Tanjunggusta Tak Bisa Memilih, Kalapas Adukan KPU ke Gubernur

Baca: Dzulmi Eldin Tertawa saat Ditanya Mengapa Lama Berada di Bilik Suara

Baca: Bupati Karo Terkelin Brahmana Punya Trik Anti Ribet saat Mencoblos di TPS

"Dari keseluruhan sudah pasti banyak kendala yang dihadapi, mulai dari kertas suara di kabupaten/kota yang sampai tadi belum masuk sama sekali," ujarnya.

Selain itu, ia juga menyinggung ketidaksinkronan data awal dengan data akhir.

Menurutnya, di Lapas Klas IA Tanjunggusta terjadi keanehan data saat pembagian A5, ada sekitar 600 nama yang tidak valid.

Artinya, dari jumlah data tersebut didapati beberapa nama dari luar lapas.

"Mudah-mudahan periode berikutnya ada langkah lain yang harus diambil, sehingga hak memilih warga binaan tidak hilang," jelasnya. (ase/tribun-medan.com)

Penulis: Azis Husein Hasibuan
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved