TERNYATA Ini Alasan Jokowi Tak Lakukan Deklarasi Kemenangan saat Unggul Hasil Quick Count

Lewat acara Live Event Pemimpin Terpilih di Metro TV News, Jokowi mengungkapkan alasannya terkait quick count

TERNYATA Ini Alasan Jokowi Tak Lakukan Deklarasi Kemenangan saat Unggul Hasil Quick Count
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Jokowi Maruf mendapat ucapan selamat dari negara sahabat seperti Mahathir dan Erdongan 

TRIBUN-MEDAN.COM - Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan porsentase suara lebih unggul dibandingkan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Hal tersebut berdasarkan hasil quick count dari beberapa lembaga survei.

Meskipun unggul berdasarkan hasil quick count namun Jokowi tidak melakukan deklarasi kemenangan.

Lewat acara Live Event Pemimpin Terpilih di Metro TV News, Jokowi mengungkapkan alasannya terkait hal tersebut.

"Kemarin itu pernyataan bapak tidak soal kemenangan, klaim kemenangan, euforia kemenangan dan lain-lain. Itu kenapa pak?" tanya presenter Aviani Malik, dikutip dari Kanal YouTube Metrotvnews.

"Karena yang pertama quick count itu baru berjalan kemarin kira-kira 70% jadi kita jangan mendahului lah sebuah kehendak."

"Meskipun sekarang ini quick count sudah 100% dan memenangkan Jokowi-Maruf Amin 54,5% dan Prabowo-Sandi 45,5% tetapi kita harus sabar."

"Harus sabar menunggu hasil penghitungan resmi real acount dari KPU sebagai penyelenggara pemilu."

"Harus kita tunggu dari hasil penghitungan KPU," ungkap Jokowi.

Jokowi juga mengungkapkan bahwa akurasi quick count mencapai 99%.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved