Keluarga Ungkap Perilaku Kakek Pembacok Nenek Tiurmina hingga Tewas, Suka Ajak Ribut

Dia membunuh karena tersinggung ditegur korban saat menebangi pohon di kebun cokelat korban

Keluarga Ungkap Perilaku Kakek Pembacok Nenek Tiurmina hingga Tewas, Suka Ajak Ribut
TRIBUN MEDAN/DOHU LASE
Pulung Sembiring (78) pelaku yang membacok Nenek Tiurmina Ginting (72) hingga tewas. 

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Nenek Tiurmina Ginting (72) tewas dibunuh abang iparnya sendiri, Pulung Sembiring (78), Minggu (21/4/2019). Pemicunya ialah masalah lahan.

Sesaat usai membunuh, kakek Pulung menyerahkan diri ke Mapolsek Tigalingga. Kanit Res Polsek Tigalingga Aiptu Bela Sembiring mengatakan, Pulung nekat membunuh Tiurmina lantaran tersinggung saat ditegur Tiurmina.

"Pengakuan dia, dia membunuh karena tersinggung ditegur korban saat menebangi pohon di kebun cokelat korban. Katanya, lahan itu masih punya orangtuanya, sehingga dia berhak," kata Bela, Minggu (21/4/2019) petang.

Anak kelima nenek Tiurmina, Nasip Sembiring (45) mengungkapkan, ibunya sudah lama berseteru dengan pelaku. Bahkan sebelum ayahnya, Aman Sembiring, meninggal dunia tahun 2011 silam, antara keluarganya dengan pelaku sudah tidak ada kecocokan.

Setelah suami Tiurmina meninggal dunia, upaya perebutan lahan oleh Pulung semakin gencar. Pulung berani memasuki lahan kebun cokelat Tiurmina dan merusak tanaman di dalamnya.

Masalah tanah ini, sambung Nasip, sebetulnya sudah pernah dimusyawarahkan di keluarga besar. Namun, kakek Pulung bersikukuh tak menerima hasil musyawarah.

"Dia (Pulung) enggak terima. Maunya sama dia semua lahan warisan kakek saya itu. Namun, kami membiarkan saja, mengingat usianya sudah renta," ujar Nasip saat ditemui di RSUD Sidikalang.

Nasip mengaku kecewa karena tidak sempat mendapatkan Pulung. Ia mewakili keluarga besar berharap penegak hukum dapat menjatuhkan hukuman seberat-beratnya terhadap Pulung.

"Untunglah dia melapor, kalau tidak gawat lah dia," tandas Pulung.

Sebelumnya diberitakan, Tiurmina Ginting, nenek berusia 72 tahun warga Dusun Bertungen Jehe, Desa Sukandebi, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, ditemukan tewas dengan sejumlah luka bacokan di kepala, Minggu (21/4/2019) siang.

Halaman
123
Penulis: Dohu Lase
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved