Sekda Kota Medan Hadiri FGD Bahas Penghapusan dan Inventarisasi Barang Milik Daerah

Sekretaria Daerah (Sekda) Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM menghadiri pembukaan FGD (Focus Group Discussion) tentang Penghapusan dan Inventarisasi Bar

Sekda Kota Medan Hadiri FGD Bahas Penghapusan dan Inventarisasi Barang Milik Daerah
Tribun Medan / HO
Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman menghadiri pembukaan FGD (Focus Group Discussion) tentang Penghapusan dan Inventarisasi Barang Milik Daerah sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah di Hotel Emerald, Jalan KL Yos Sudarso, Selasa (23/4/2019). 

MEDAN.TRIBUNNEWS.com, MEDAN - Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman MM menghadiri pembukaan FGD (Focus Group Discussion) tentang Penghapusan dan Inventarisasi Barang Milik Daerah sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah di Hotel Emerald, Jalan KL Yos Sudarso, Selasa (23/4/2019).

Dia menyampaikan, sebagaimana diamanatkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang pengelolaan barang milik negara/daerah dan pPermendagri Nomor 19 Tahun 2016 tentang pedoman pengelolaan barang milik daerah, bahwa barang daerah memiliki aturan dan siklus pengelolaan yang bersifat nasional, mulai dari perencanaan, perolehan, pengelolaan, sampai penghapusan dan ganti ruginya.

Dalam sambutannya, Sekda mengatakan pengelolaan aset merupakan salah satu unsur penting yang menjadi landasan dalam penyusunan laporan keuangan daerah, karena itu pengelolaannya harus dilakukan secara baik, tertib dan sistematis.

"Pengelolaan aset merupakan salah satununsur yang sangat penting dalan menyusun laporan keuangan daerah dan hatus dilakukan secara baik, tertib dan sistematis," kata Sekda.

Kemudian ia menyatakan, untuk mencapai tujuan tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) perlu mempersiapkan aparatnya menghadapi perubahan, mendorong pelaksanaan tata kelola aset daerah sesuai dengan peraturan, efektif, efisien, transparan dan akuntabel, agar laporan keuangan menuju Good Goverment atau pemerintahan yang baik.

"Untuk menunjang keberhasilan tata kelola barang milik daerah yang efektif, efisien dan akuntabel, diperlukan dukungan, komitmen partisipasi dan tanggungjawab dari semua pihak," ucap Sekda.

Selanjutnya Wiriya meminta kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan seksama dan sungguh-sungguh, agar dapat mencermati dan melaksanakan segala aturan dalan pengelolaan barang daerah, sehingga dapat memahaminya dengan baik dan melaksanakannya dengan benar.

"Kepada para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), selaku pengguna barang agar melakukan pengelolaan aset daerah secara baik dan benar, sehingga dapat dicapai efektivitas dan efisien. Untuk itu, azas-azas dalam pengelolaan aset tersebut, baik itu secara fungsional, kepastian hukum, transparansi, efisiensi, akuntabilitas, dan kepastian nilai harus menjadi pegangan dalam pelaksanaannya," pinta Wiriya.

Diakhir sambutannya Sekda berharap agar para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, dan menjadikan kegiatan pengelolaan barang milik daerah sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan keahlian dan pengetahuan para peserta.

"Saya berharap kepada para peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik mungkin serta menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan keahlian dan pengetahuan kalian," harap Sekda.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Medan Irwan Ritonga, Serta narasumber perwakilan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Oktovizar Dewangga Yuseli dan Melvin Maringan Siburian.

Editor: Ryan Nur Harahap
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved