Kejaksaan Belum Tahan Meliani Kasus Penggelapan Uang Rp 7 M, Kasi Intel: Segera Panggil Paksa

Keluarnya putusan sela itu juga setelah Meliani mengajukan keberatan atas dakwaaan JPU.

Kejaksaan Belum Tahan Meliani Kasus Penggelapan Uang Rp 7 M, Kasi Intel: Segera Panggil Paksa
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Kasi Intel Kejari Siantar Bas Faomasi Jaya Laia saat ditemui, waktu lalu.

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Putusan sela majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Siantar menyatakan terdakwa kasus penipuan dan penggelapan bernama Meliana harus dibebaskan dari tahanan dan dakwaaan jaksa penuntut umum (JPU) batal demi hukum.

Pembacaan putusan sela itu digelar di Pengadilan Negeri Siantar, 17 Januari 2019 lalu.

Sidang dipimpin Rosihan Rangkuti sebagai hakim ketua didampingi Nuzuli dan M Iqbal sebagai hakim anggota.

Keluarnya putusan sela itu juga setelah Meliani mengajukan keberatan atas dakwaaan JPU. Dan majelis hakim mengabulkan eksepsi itu.

Atas adanya putusan sela itu, JPU Siti Manullang mengajukan perlawanan ke Pengadilan Tinggi (PT) Medan. Hasilnya, majelis hakim PT Medan memerintahkan agar majelis hakim PN Siantar melanjutkan sidang perkara itu.

Sayangnya, Meliani tak kunjung hadir ketika dipanggil untuk bersidang. Hingga 4 kali pemanggilan pun, Meliani tak mengindahkannya.

"Sudah 4 kali pemanggilan. Sampai sekarang tidak diketahui dimana keberadaaannya," kata Kasi Intel Kejari Siantar Bas Faomasi Jaya Laia, Jumat (3/5/2019).

Bas menerangkan, karena kasus Meliani sudah dilimpahkan ke PN Siantar, pihaknya berharap agar surat pemanggilan paksa terhadap Meliani segera dikeluarkan.

"Surat itu dari pengadilan diberikan ke kita. Itu supaya kita bisa lakukan pemanggilan paksa. Dihadirkan secara paksa. Kita menunggu surat itu. Sudah kita minta ke majelis hakim supaya mengeluarkan surat itu," terangnya.

Menanggapi hal itu, Humas PN Siantar Simon Sitorus mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan surat tersebut.

Halaman
12
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved