Juara Menulis Essay dan English Speech, Budi Utomo Dominasi Lomba di Dinas Perpustakaan Kota Medan

Empat jenis lomba yang digelar di Dinas Perpustakaan Kota Medan baru-baru ini merangsang secara otomatis siswa SMA Budi Utomo

Juara Menulis Essay dan English Speech, Budi Utomo Dominasi Lomba di Dinas Perpustakaan Kota Medan
TRIBUN MEDAN/HO
Siswa SMA Budi Utomo menjuarai lomba yang digelar Dinas Perpustakaan Kota Medan 

MEDAN.TRIBUNNEWS.com, MEDAN - Empat jenis lomba yang digelar di Dinas Perpustakaan Kota Medan baru-baru ini merangsang secara otomatis siswa SMA Budi Utomo untuk mengikutinya, terbukti 2 peserta lomba duta sekolah untuk cabang menulis essay yang digabung dengan uji kemampuan menyampaikan presentasi berhasil di raih Sheila Angelika Gea. Shella begitu terinspirasi untuk menyampaikan judul “Pentingnya peranan guru bagi kemajuan bangsa.”

Siswa SMA Budi Utomo menjuarai lomba yang digelar Dinas Perpustakaan Kota Medan
Siswa SMA Budi Utomo menjuarai lomba yang digelar Dinas Perpustakaan Kota Medan (TRIBUN MEDAN/HO)

Meskipun dengan persiapan yang cukup singkat, Shella tetap mampu menyampaikan konten dengan baik dan lancar sehingga Juara terbaik I dari lebih 50 peserta kota Medan wajar diterimanya.

Juara ke III berhasil diraih Meiliyeti Kosasih teman sekelas Shella di SMA Budi Utomo, dua sahabat yang selalu Bersama saling mendukung dan suka berdiskusi mengajukan judul “Dian Bangsa”.

Sundut Hasan Nasution sebagai Kepala SMA Sekolah Budi Utomo sangat bangga dapat memberi kesempatan kepada siswa siswi nya untuk mengikuti berbagai ajang lomba dengan tujuan terbentuk nya kepribadian yang tangguh, bertanggung jawab, mandiri dan berprestasi, meski siswa sudah sering memperoleh predikate terbaik dalam ajang lomba namun siswa siswi tetap didukung sepenuh nya mengikuti lomba lainnya.

Siswa SMA Budi Utomo menjuarai lomba yang digelar Dinas Perpustakaan Kota Medan
Siswa SMA Budi Utomo menjuarai lomba yang digelar Dinas Perpustakaan Kota Medan (TRIBUN MEDAN/HO)

Dukungan orang tua pun sangat diharapkan serta bimbingan guru sehingga mereka dapat mengikuti nya dengan kepercayaan diri yang tinggi.

Kembangkan hobbimu, tunjukkan karyamu, berkarya bukan karena kita diminta dan punya bakat tetapi ada kemajuan positif. Jika dikembangkan dengan aksi menjadi karya yang membanggakan dan bermanfaat kepada orang lain jelas Shelly, selanjut nya Meiliyeti memberi pesan “Rawe-rawe rantas, malang malang punting, saya mengajak agar setiap mengambil peran bersama-sama agar kita menciptakan Indonesia menjadi bangsa yang besar dan agung.

Pada jenis lomba lain seperti “English Speech” Budi Utomo juga menjadi juara favorit. Kami anggap ini adalah pintu awal pada cabang ini agar siswa-siswi kita termotivasi menjadi yang terbaik tahun depan, atas nama Velicia menyampaikan, begitu sulit memang menjadi juara I dari 60 peserta, tetapi saya tetap semangat dan berkeyakinan bahwa menjadi juara membutuhkan ketenangan, kepercayaan diri dan selalu optimis.

Siswa SMA Budi Utomo menjuarai lomba yang digelar Dinas Perpustakaan Kota Medan
Siswa SMA Budi Utomo menjuarai lomba yang digelar Dinas Perpustakaan Kota Medan (TRIBUN MEDAN/HO)

“The rule parents ask to the children how important the reading” judul inilah yang saya angkat dengan harapan orang tua memiliki peranan yang sangat strategis untuk meningkatkan minat baca, tugas Vellicia.

Saya berharap Budi Utomo terus mendukung kami menjadi lebih baik dan lebih tangguh. Saya akan coba pada perlombaan berikut nya dan upaya nya belajar keras dan bekerja keras. Budi Utomo pasti tampil beda dan lebih maju, tegas Vellicia.

Editor: Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved