Kiper PSMS Ali Irawan Santai di Hari Pertama Puasa

Penjaga gawang PSMS Medan ini mengaku memiliki menu khusus untuk berbuka puasa.

Kiper PSMS Ali Irawan Santai di Hari Pertama Puasa
Tribun Medan/Chandra Simarmata
Ali Irawan, penjaga gawang PSMS Medan saat ditemui di mess PSMS Kebun Bunga Jl Candi Borobudur No. 2 Medan, Senin (6/5/2019) 

TRIBUN-MEDAN.com - Waktu berbuka merupakan momen yang ditunggu setiap orang saat menjalankan ibadah puasa. Tak terkecuali bagi pemain PSMS Medan Ali Irawan.

Penjaga gawang PSMS Medan ini mengaku memiliki menu khusus untuk berbuka puasa. Menu tersebut akan sangat nikmat disantap apalagi setelah selesai melakukan aktifitas rutin seharian.

"Untuk buka puasa yang manisnya es buah. Ya memang tradisi. Kalau bubur kayaknya bubur kacang hijau," ujarnya, Senin (6/5/2019).

Ali menuturkan, skuat PSMS Medan memang saat ini tengah diliburkan usai menjalani sejumlah laga uji coba sekaligus menyambut bulan puasa. Karena itu mengisi liburan dia lebih banyak melakukan aktifitas jooging dan juga istirahat agar badan tetap fit.

"Biasa paling sore jogging, terus istirahat, biar nanti hari Rabu badannya tidak terlalu kaget. Tapi ini karena hari pertama bulan puasa jadi santai dululah, nikmati dulu puasanya. Sahurnya tadi karena belum kumpul jadi beli di luar," ungkapnya.

Meski saat ini dirinya belum resmi dikontrak dan masih berstatus pemain trial di PSMS Medan. Namun Ali mengaku tetap semangat memberi yang terbaik bagi skuat ayam Kinantan.

"Saya orangnya fair saja. Kalau memang cocok sama kriteria pelatih ya saya siap dikontrak. Kalau memang tidak cocok saya juga tidak apa-apa tidak dikontrak. 2017 kan saya di sini juga, jadi saya sudah mengerti gimana," kata Ali yang juga mantan atlet PPLP Sumut ini.

Lebih lanjut Ali pun berharap tim PSMS Medan musim depan bisa naik ke kasta liga 1. Dia pun bertekad memberi yang terbaik jika nantinya jadi dikontrak PSMS Medan.

"Kalau harapan kita PSMS itu bisa naik ke liga 1 lagi. Karena memang liga 2 itu bukan tempatnya. Intinya saling bahu-membahu saja, saling menutupi kekurangan , saling percaya," kata emain muda kelahiran tahun 1998 asal Rantauparapat ini. (cr11/tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved