Tetap Latihan pada Bulan Puasa, Petinju Sumut Tingkatkan Ketahanan dengan Berlari di Pegunungan

Latihan bersama tetap dilakukan pada sore hari agar para atlet tetap bugar selama Ramadan.

Tetap Latihan pada Bulan Puasa, Petinju Sumut Tingkatkan Ketahanan dengan Berlari di Pegunungan
TRIBUN MEDAN/CHANDRA SIMARMATA
Sejumlah atlet tinju menjalani latihan di sasana Vox Jl Bambu, Medan, Kamis (9/5/2019) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Para petinju Sumatera Utara yang mengikuti pelatda berjalan untuk persiapan PraPON 2019 tetap mejalani latihan rutin pada bulan puasa.

Pelatih tinju Sumut Irianto Bakti mengatakan, latihan bersama tetap dilakukan pada sore hari agar para atlet tetap bugar selama Ramadan. Jika bagi atlet yang berpuasa porsi latihan dikurangi, Namun bagi atlet yang tidak berpuasa latihan tetap pada posisinya.

"Ya pasti (dikurangi) , kita hanya menjaga kebugaran saja mengingat mereka puasa. Tapi yang non muslim tetap kita tingkatkan," ujarnya, Kamis (9/5/2019).

Dikatakannya, saat ini ada 15 atlet pelatda dan program PSE yang berada dibawah asuhannya. Namun di awal bulan puasa ini belum semua atlet bisa bergabung untuk latihan bersama. Sebagian masih ada yang berlatih di daerah asalnya.

Adapun Kelimabelas petinju tersebut adalah Sarohatua Lumbantobing, Adrian Katarino, Danil Pasaribu, Kahfi Ikhwan Batubara, Novizar Maulina, Tegar Sihite, Frans Rosevelt Hutajulu, serta Roy Bangun.

Kemudian, Rahman Husein, Dipo Alhuby, Luthfi Lisandri, Helvi Arni Sijabat, Dea Ananda Jetri, Elda Dara Sirait , dan Jahra K Harahap.

"Pelatda kita untuk Sumut ada 15 orang sama PSE, mereka memang berlatih titiknya di (Pertina) Medan, tapi karena ini bulan puasa kita buat di sasana Vox Jl Bambu. Selain itu ada yang belum kumpul kemari, mereka  ada yang berlatih di Sergai dan Asahan. Untuk pelatih kita ada tiga, Saya, Benget, dan Biner Dabuke," terangnya.

Lebih lanjut kata Bakti, selain menjalani latihan rutin saat ini, Untuk meningkatkan daya tahan, para atlet sekali seminggu juga akan diberikan latihan ketahanan dengan melakukan aktivitas lari di daerah dataran tinggi.

Rencananya kata Bakti, hari Sabtu lusa (11/5/2019), para atlet akan di bawa ke kawasan sembahe dan Berastagi untuk melakukan aktivitas lari di daerah pegunungan.

Tujuannya agar dengan daya tahan dan pernafasan para atlet semakin terlatih khususnya di daerah ketinggian atau pegunungan. Kegiatan ini pun turut di dukung oleh ketua Pertina Sumut Romein Manalu.

"Kami latihan dari hari Senin Sampai Jumat. Sabtu kami berencana mau coba lari ke gunung pelan-pelan saja. Ambil lari jauh saja untuk daya tahan nafas. Minggu lalu kan sudah. Jarak-jarak 5  saja. Kita dari Sembahe naik ke atas lari sampai di mana nanti mereka, stop setelah itu turun dan untuk kesegaran orang itu mandi-mandi lah," tandasnya.

(cr11/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved