Muaythai Sumut Optimistis Kirimkan Minimal 7 Atlet ke PON 2020 Papua

Untuk bisa lolos PON Papua tahun depan, para atlet minimal harus masuk ke babak final Porwil Sumatera di Bengkulu, November mendatang.

Muaythai Sumut Optimistis Kirimkan Minimal 7 Atlet ke PON 2020 Papua
Tribun Medan/Chandra Simarmata
Para atlet Muaythai Sumut berlatih untuk persiapan menuju Porwil Sumatera di Bengkulu bulan November yang juga ajang kualifikasi PON Papua 2020 Bertempat di Fightculture Training Camp Jl Flamboyan Raya No.112 Medan, Sabtu (11/5/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Pengprov Muaythai Indonesia (MI) Sumut optimistis mayoritas atlet yang mengikuti pelatihan daerah (pelatda) bisa tembus ke ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 yang akan digelar di Papua.

Pelatih tim Pelatda Muaythai Sumut Amrinto Sinurat mengatakan ada lima atlet putra dan tiga atlet putri yang saat ini tengah mengikuti program pelatda di bawah asuhannya.

Mereka adalah Roy Mondo Pinem, Rikson Butar-butar, Aris Frans Natal, Verianto Tumangger, dan Samuel Simanjuntak. Sedangkan tiga atlet Putri yaitu Gabriela Sari Purba, Nurleni Butar-butar, dan Ayu Anggraini Hutabarat

"Atlet ada delapan orang. Dari Pengcab Langkat Atlet kita ada tiga, dari Medan empat orang dan dari Simalungun satu orang. Tim pelatih, saya dan Bartineus Purba," ujarnya, Sabtu (11/5/2019).

Saat ini kata Amrinto, pelatih tengah fokus memperbaiki dan meningkatkan kualitas teknik para atlet.

Menurutnya, untuk bisa lolos PON Papua tahun depan, para atlet minimal harus masuk ke babak final Porwil Sumatera di Bengkulu, November mendatang.

"Kami optimistis dari delapan atlet yang ikut Pelatda paling sedikit tujuh harus dapat. Kalau pun tak lolos ya satu atau dua orang itu hal yang biasa. Tapi tujuh orang sepertinya bisa lolos ke PON. Atlet juga berkesempatan ikut di dua nomor, satu nomor dibuka di Wai Khru Putri dan satu nomor di putra, jadi atlet bisa main di Wai khru-nya, bisa juga main di tarung," jelasnya.

Diperkuat Tiga Atlet Marinir

Pelatih program Pelatda Muaythai Sumut Amrinto Sinurat mengatakan tim Muaythai Sumut untuk kualifikasi PON diperkuat oleh tiga atlet yang juga merupakan anggota Marinir TNI Angkatan Laut. Ketiganya berasal dari Kesatuan Yonif 8 Pangkalan Brandan.

Dipanggilnya tiga atlet marinir asal Sumut tersebut, kata Amrinto berdasarkan data hasil pertandingan yang ada sebelumnya dimana para atlet tersebut memiliki catatan prestasi yang bagus di cabang olahraga Muaythai.

"Atlet kita yang marinir di tahun 2017 sudah mengikuti kejuaraan Liga Nasional, Kejurnas, dan Indonesia Open. Atlet kita yang dari marinir di Indonesia Open meraih 2 emas dan 1 perak. Itu dasar kami memanggil atletnya mengikuti pelatda," ujarnya.

Lebih lanjut, kata Amrinto, ketiga atlet marinir yang masuk program pelatda PraPON tahun ini merupakan atlet terbaik yang dimiliki Sumut saat ini. Karena itu , pelatih berharap ketiganya juga akan bisa memberikan yang terbaik untuk Sumatera Utara.

"Tentunya kami optimistis bisa dapat emas. Kalau untuk surat ijin kita sudah menyurati ke kesatuan untuk pemanggilan atlet. Sudah ada ijin (ACC) dari komandan dan mereka kami cari mess kan yang dekat dengan training camp," tandasnya. (cr11/tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved