Atlet Silat Sumut Rahmadayanti jadikan Kurma dan Teh Manis Menu Wajib Buka Puasa

Paling yang penting buka harus minum teh manis, harus masuklah gula ke dalam badan yang pertama kan. Paling makan kurma, habis itu baru makan nasi

Atlet Silat Sumut Rahmadayanti jadikan Kurma dan Teh Manis Menu Wajib Buka Puasa
TRIBUN-MEDAN/ Chandra
Atlet Silat Sumut Rahmadayanti jadikan Kurma dan Teh Manis Menu Wajib Buka Puasa. Rahmadayanti, atlet Putri cabor pencak silat asal kota Medan, peraih Juara 1 Kejurda Pencak Silat tahun 2018 di Medan. 

Atlet Silat Sumut Rahmadayanti jadikan Kurma dan Teh Manis Menu Wajib Buka Puasa

TRIBUN-MEDAN.com-Teh manis dan buah kurma menjadi menu yang penting bagi Rahmadayanti untuk mengawali berbuka puasa.

Bagi atlet pencak silat Putri Sumut ini, dalam berbuka sebenarnya tidak pernah pilih-pilih makanan. Namun setelah menjalani latihan rutin akan lengkap dan nikmat rasanya jika bisa mengawali berbuka dengan makanan dan minuman yang manis tersebut.

"Paling yang penting buka harus minum teh manis, harus masuklah gula ke dalam badan yang pertama kan. Paling makan kurma, habis itu baru makan nasi. Makanan untuk berbuka yang pasti harus makan nasi, cuma makanan yang harus selalu ada pas buka gak ada sih," ujarnya kepada Tribun Medan

Atlet putri yang akrab disapa Rahma ini mengaku, saat ini tengah Menjalani latihan rutin untuk persiapan sejumlah event seperti PraPON.

Namun meski tetap latihan, tidak menghalangi niatnya untuk berpuasa di bulan Ramadhan.

"Kalau latihan selama puasa ini kan program dari pelatih tetap, cuma intensitasnya agak dikurangi. Biasanya 3-5 set ini hanya tiga set, repetisinya dikurangi gitu, jadi pandai-pandai juga dalam mengatur kelaparan yang ada dalam perut ini," terangnya.

Polisi Tangkap Mahasiswa Pengedar Sabusabu Lewat Petugas yang Menyamar, Amankan 400 Gram Barbut

Memilah Fakta dan Mitos Kematian saat Ramadan, Begini Penjelasan Ustazah Adilla

Atlet SEA Games 2019 Belum Diumumkan, PABBSI Sumut Berharap Yolanda Putri Bisa Masuk Tim

Lebih lanjut kata Rahma, di bulan Ramdhan ini , jadwal latihan mereka juga turut dilakukan sedikit. Jika sebelumnya waktu latihan dimulai pukul 16-18 WIB, maka di bulan puasa digeser menjadi mulai pukul 14.30 hingga 17.30 WIB.

"Kan ini jauh-jauh semua, pelatih juga jauh tinggalnya ada yang di Lubukpakam, Jadi kalau latihannya dari jam 4 juga gak terkejar berbuka puasa di rumah makanya dinaikan jam latihannya," kata Lulusan Ilmu Keolahragaan UNIMED ini.

Daftar Lengkap 50 Nama Caleg yang Diprediksi Lolos jadi Anggota DPRD Medan Periode 2019-2024

Video detik-detik Penangkapan Pria yang Ancam Penggal Jokowi, Hanya Bisa Menunduk dan Mengaku Khilaf

Bambang Sedih Bayangkan Keluarga saat Ramadan Pertama, Lebaran Terakhirnya di Lapas Tanjung Gusta

Masih kata Rahma, menjalankan ibadah sambil tetap menjalani latihan rutin tentu berbeda dengan saat tidak berpuasa.

Namun tantangan itulah yang harus dihadapinya. Dia pun mengaku di Minggu pertama bulan Ramadhan ini belum ada kendala berarti yang menggangu latihannya meski sedang berpuasa.

Lion Air Group Sediakan 20.150 Kursi Tambahan Khusus untuk Layanan Domestik Sambut Ramadhan

Syaiful Ramadhan Optimistis Skuat PSMS Bisa Bersaing di Liga 2 Walau hanya Diperkuat Pemain Lokal

Cerita Anak Pinggir Sungai jadi Anggota DPRD Medan, Fokus Kembangkan Ekonomi Orang Pinggiran

"Selama latihan Alhamdulillah tidak ada masalah sih, paling agak mual-mual sikit gitu latihannya, tapi harus dipaksa juga latihannya. Harapannya bisa tetap stabil dalam latihan," Pungkas peraih Juara 1 Kejurda Pencak Silat tahun 2018 di Medan ini.

(Cr11/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved