RS Bertingkah Meletuskan Senjata ala Koboi, Kini Meringkuk Ditahan Polisi

Kasatreskrim Polres Tobasa, AKP Nelson Sipahutar mengatakan pelaku atas nama RS (24) telah ditahan.

RS Bertingkah Meletuskan Senjata ala Koboi, Kini Meringkuk Ditahan Polisi
www.123rf.com
FOTO ILUSTRASI: LETUSAN SENJATA 

TRIBUN-MEDAN.COM, PORSEA - Gegara hal sepeledya pria bertengkar di Desa Hutagurgur 1 Kecamatan Silaen, Tobasa hingga meletuskan senjata.

Kasatreskrim Polres Tobasa, AKP Nelson Sipahutar mengatakan pelaku atas nama RS (24) telah ditahan.

"Pelaku sudah ditahan, dan sedang kita proses hukum. RS diduga telah melanggar UU darurat nomor 12 tahun 1951 tentang Senjata Api",ujar Nelson di Tobasa, Senin (13/5/2019).

Kata Nelson, peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 11 Mei 2019 lalu. Dia pun diperiksa Polres Tobasa usai meletuskan senjata air softgun ke udara sesaat setelah terjadi cekcok dengan pemuda Warga Sitorang pada Sabtu pagi.

Kepala desa setempat, Pantun Siagian menjelaskan, sebelumnya terjadi pertengkaran disebuah pasar malam di Silaen pada Jumat malam 9 Mei 2019 lalu. Disebut-sebut, beberapa pemuda asal desa tetangga seperti Desa Sitorang dan Desa Hutagaol Sihujur dikeroyok rekan RS

Hal itu berdampak kepada RS Ketika dirinya keesokan harinya mengantar orang tuanya berdagang ke Desa tersebut. Melihat kedatangan RS, pemuda menanyakan RS terkait kejadian sebelumnya

"Entah kenapa, tiba-tiba pelaku meletuskan senjata air soft gun ke udara, hingga sempat pelaku dihajar warga" ungkap kepala desa Pantun Siagian mengulang cerita warga.

Warga setempat pun melaporkan peristiwa itu kepada pihak kepolisian. Pelaku diamankan di Polsek Silaen sebelum digelandang ke Polres Toba Samosir.

Warga lainnya, Panjaitan (63) mengaku menyaksikan kejadi tersebut. Panjaitan memyampaikan informasi berneda, katanya, RS mulanya hendak mengantar barang dagangannya ke warung kelontong di Silombu.

Saat menurunkan dagangannya, RS merasa mobilnya tak bisa parkir karena terhalang sepedamotor milik Napitupulu, di depan warung Panjaitan. RS pun menggeser sepeda motornya ke seberang jalan.

Napitupulu pun keberatan sepeda motornya digeser, hingga akhirnya RS ditemuinya. Terjadi percekcokan dan nyaris baku hantam. Warga lainnya pun mendatangi RS, dan RS merasa terdesak hingga meletuskan senjata.

“Ditembaknya ke atas, baru lari dia ke warung Silalahi,” sebutnya.

Senjata air softgun milik RS kini disita sebagai barang bukti. Termasuk 6 butir peluru, Kartu Club Shooting Guard.

(jun/tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved