Usai Ditolak Rumah Sakit, Pasien Ibu Melahirkan di Kabupaten Dairi Meninggal Dunia

Pihak RS menolak lantaran menganggap kondisi Romauli baik-baik saja, sehingga disarankan pulang dan berobat di poskesdes saja.

Usai Ditolak Rumah Sakit, Pasien Ibu Melahirkan di Kabupaten Dairi Meninggal Dunia
TRIBUN MEDAN/DOHU LASE
Andrianto Simaremare (pakai kaos), suami dari Romauli br Simamora - pasien ibu melahirkan yang meninggal dunia usai ditolak RSUD Sidikalang, menuturkan kisah yang menyebabkan istrinya meninggal dunia, saat ditemui di rumahnya di Desa Pandiangan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, Senin (13/5/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Seorang ibu muda warga Desa Pandiangan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, Romauli br Simamora (24), meninggal dunia usai 'ditolak' oleh RSUD Sidikalang, Sabtu (11/5/2019) kemarin.

Keluarga mengaku, pihak RS menolak lantaran menganggap kondisi Romauli baik-baik saja, sehingga disarankan pulang dan berobat di poskesdes saja.

Di poskesdes, istri dari Andrianto Simaremare (23) ini ternyata mengalami demam tinggi. Beberapa jam kemudian, ia pun mengembuskan nafas terakhirnya.

"Kalau kami sudah ikhlas. Tadi pagi pihak rumah sakit sudah datang ke sini. Mereka minta maaf dan kami memaafkan. Kami sudah ikhlas. Masalah ini sudah selesai. Jasad menantu kami sudah kami kuburkan kemarin," ujar mertua perempuan Romauli, boru Siregar kala ditemui Tribun Medan di rumah mereka, Senin (13/5/2019) siang.

Anggota keluarga Romauli yang lain, Dohar Sihite menuturkan, kejadian nahas ini berawal saat Romauli mengalami partus spontan di rumah mereka di Desa Pandiangan, Jumat (10/5/2019) sore.

Padahal, usia kandungan Romauli baru sekitar tujuh bulan. Tanpa buang waktu, keluarga pun langsung membawa Romauli ke Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) di desa mereka.

Di sana, persalinan Romauli ditangani oleh bidan desa setempat. Sekitar pukul 16.00 WIB hari itu, persalinan bayi Romauli selesai. Namun, kondisi bayinya sudah tak bernyawa.

Khawatir terjadi hal buruk terhadap kesehatan Romauli, bidan desa bersama keluarga membawa Romauli ke RSUD Sidikalang.

Setiba di UGD RSUD Sidikalang sekitar pukul 20.00 WIB, Romauli langsung dibawa masuk. Setelah dicek, tenaga medis di sana menyatakan kondisi Romauli tidak darurat, sehingga disarankan untuk dibawa kembali pulang ke desa.

"Sempat sedikit berdebat waktu itu di rumah sakit. Pihak rumah sakit menyatakan, kondisi menantu kami (Romauli) tidak darurat dan lebih baik dibawa pulang ke desa. Singkat cerita, kami pun akhirnya pulang," tutur Dohar.

Halaman
123
Penulis: Dohu Lase
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved