Kopi Karo yang Naik Daun Bakal Jadi Unggulan Festival Bunga dan Buah

Kopi karo sedang naik daun dan pengusaha kopi juga semakin banyak sehingga akan ditonjolkan.

Kopi Karo yang Naik Daun Bakal Jadi Unggulan Festival Bunga dan Buah
Tribun Medan/Tommy
Petani kopi. 

TRIBUN-MEDAN.com - Sebagai bentuk apresiasi kepada petani dan memperkenalkan hasil bumi kepada masyarakat luas, Pemkab Karo kembali berencana membuat Festival Bunga dan Buah, 5-7 Juli 2019 di Taman Mejuah-Juah, Berastagi. 

"Dari festival ini, kami bisa memperkenalkan hasil bumi yang ada di Kabupaten Karo, khususnya bunga dan buah. Jadi masyarakat bisa tau inilah buah-buahan dan bunga yang ada di sini," ujar Bartholomeus, saat ditemui di ruangannya, Jalan Gundaling, Berastagi, Selasa (14/5/2019).

Bartholomeus mengaku, memang pada dasarnya penyelenggaraan tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya tidak jauh berbeda. Namun, kali ini pihaknya sedikit menambahkan beberapa konsep baru. Seperti pengadaan Kampung Kopi, Kampung Bunga, Camping Ground, serta Fun Gowes.

"Kami usahakan setiap tahun ini ada yang berbeda, untuk tahun ini ada tiga item unggulan. Apalagi sekarang lagi booming kaum muda yang mencari camping ground.  Nanti kita coba ajak yang ada di sana untuk membuat Camping Ground," katanya.

Dari beberapa tanaman yang ada di Kabupaten Karo, Bartholomeus mengatakan kali ini mereka memberikan ruang lebih bagi tanaman kopi. Bukan sekedar pemilihan yang asal, kopi dipilih jadi unggulan dikarenakan saat ini kopi asli dari Karo mulai banyak digandrungi okeh penikmat minuman berwarna hitam itu.

"Pada pameran dan pawai nanti, seluruh buah-buahan akan ditampilkan, tapi kopi punya tempat tersendiri. Kopi karo sedang naik daun, dan pengusaha kopi juga semakin banyak. Makanya kami lebih unggulkan dan tonjolkan kopinya," ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan, hingga kini pihaknya sudah sempat melakukan rapat tahap awal. Dikatakannya, pada rapat tersebut membahas pemantapan konsep pada tanggal 8 Mei 2019. Kemudian, pada rapat kedua akan dibahas tentang pemantapan petugas di setiap bidangnya.

Bartholomeus mengatakan, para peserta yang akan meramaikan festival tahunan tersebut tak hanya dari kawasan Kabupaten Karo saja. Dirinya menyebutkan, pihaknya juga akan mengundang daerah-daerah tetangga seperti Medan, Deliserdang, Binjai, Langkat, dan khususnya kawasan Danau Toba.  (cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved