KPU Sumut 'Kejar Tayang', Bawaslu Ingatkan Sedia Payung Hukum Jika Molor Lagi

Rekapitulasi tingkat Provinsi Sumatera Utara masih menunggu perhitungan suara tingkat di dua kabupaten.

KPU Sumut 'Kejar Tayang', Bawaslu Ingatkan Sedia Payung Hukum Jika Molor Lagi
TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Petugas KPU bersama sejumlah saksi dan Bawaslu mengikuti jalannya rapat pleno terbuka hari kedua rekapitulasi hasil suara Pemilu 2019 tingkat Provinsi Sumatera Utara, di Hotel Santika Dyandra, Medan, Minggu (12/5/2019).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

TRIBUN-MEDAN.com - Rekapitulasi tingkat Provinsi Sumatera Utara masih menunggu perhitungan suara tingkat di dua kabupaten yang belum selesai yaitu, Nias Selatan dan Deliserdang.

Komisioner KPU Deliserdang, Batara Manurung mengatakan, di Kecamatan Percut Sei Tuan, masih ada sekitar 200 -an lagi TPS yang belum selesai direkapitulasi.

Menurut Batara lambatnya perhitungan di PPK karena Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) kurang cermat dalam menginput data.

"Sehingga harus menghitung ulang. Melakukan pencermatan dalam C1 Plano itu yang membuat lama. Tiap satu TPS memakan waktu yang lumayan," ujarnya, Selasa (14/5/2019).

Menurut Batara, hal tersebut menyebabkan KPU Kabupaten Deliserdang turun langsung ke lapangan, menginstruksikan perhitungan dilakukan di ibukota kabupaten dengan 20 panel.

"Semuanya dilakukan di Gedung Olahraga Lubukpakam. Kami mengejar agar rekapitulasi selesai di tingkat kecamatan malam ini, besok selesai di tingkat kabupaten lalu dibawa ke provinsi," katanya.

Upaya 'kejar tayang' ini menurut Batara tetap memperhatikan mekanisme pencatatan penggunaan surat suara, jumlah pemilih dam perolehan suara agar tidak ada salah input kembali.

Terkait pembukaan pleno provinsi, Batara tidak dapat memastikan. Menurutnya pleno alan dibuka saat KPU Deliserdang dan KPU Nias Selatan telah menyelesaikan rekapitulasi suara

"Pleno akan dibuka menunggu sesampainya teman-teman KPU Nisel dan Deliserdang selesai," katanya.

Di wawancara terpisah, Komisioner Badan Pengawas Pemilu Sumatera Utara, Marwan mengatakan Sumatera Utara bukanlah satu-satunya provinsi yang molor melakukan rekapitulasi dan perhitungan suara .

Halaman
12
Penulis: Fatah Baginda Gorby Siregar
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved