Rawat dan Mandikan 16 Satwa Dilindungi, Adil Aulia Ditangkap BKSDA, Mengaku Dapat Upah Rp 1,2 Juta

Fransiska Panggabean menjelaskan 16 ekor burung yang dilindungi tersebut dirawat di rumah orang tuanya

Rawat dan Mandikan 16 Satwa Dilindungi, Adil Aulia Ditangkap BKSDA, Mengaku Dapat Upah Rp 1,2 Juta
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Terdakwa kasus pengelapan 16 satwa burung dilindungi Adil Aulia (30) menjalani sidang perdana di Ruang Kartika, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (14/5/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -Terdakwa kasus pengelapan 16 satwa burung dilindungi Adil Aulia (30) menjalani sidang perdana di Ruang Kartika, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (14/5/2019).

Terdakwa yang bertubuh gempal dengan jeans biru sendal jepit ini tampak hanya bisa diam dan menunduk saat sorotan beberapa kamera wartawan yang mengambil gambarnya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fransiska Panggabean menjelaskan 16 ekor burung yang dilindungi tersebut dirawat di rumah orang tuanya di Jl. Yos Sudarso No.5 Lk. I, Mabar, Medan Deli.

"5 ekor burung kakatua raja (Probosciger Aterrimus), 5 ekor burung Kesturi Raja / Nuri Kabare (PsittrichasFulgidus), 1 ekor burung Rangkong Papan / Enggang Papan (Buceros Bicornis), 1 ekor burung kakatua Maluku (Caacatua Moluccensis), 1 ekor burung kakatua jambul kuning (cacatua Sulphurea) dan 3 ekor Juvenil burung Kasuari Klambir Ganda (Casuarius Casuarius)," tuturnya dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Mian Munthe.

Bahwa 16 ekor burung tersebut merupakan satwa yang dilindungi oleh pemerintah sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018, serta perbuatan terdakwa yang telah memelihara Satwa yang dilindungi tersebut tanpa izin dari pihak berwenang.

Ia menjelaskan bahwa kasus ini bermula sekitar bulan Desember 2018 hingga Februari 2019, Terdakwa melakukan bersama-sama dengan Robby (DPO) yang merupakan abang terdakwa.

"Peran Terdakwa sebagai yang melakukan atau turut serta melakukan perbuatan menyimpan atau memelihara burung tersebut ada mendapatkan upah dari Robby sebesar Rp 1,2 juta per bulan," tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa terdakwa bersama Robby merawat satwa/burung tersebut dengan cara memberi makan serta membersihkan kandangnya, kemudian cara memelihara dan memberi makannya pun berbeda-beda.

"Dimana Setiap hari pukul 07.00 wib pagi terdakwa membersihkan semua kandang-kandang burung. Lalu memandikan Burung Kesturi Raja, Burung Kakatua Raja, Burung Rangkong Papan, Burung Kakatua Maluku, Burung Kakatua Jambul Kuning dan Burung Kasuari Klambir Ganda dengan cara menyemprot memakai semprotan burung," terangnya.

Selanjutnya terdakwa menjemur burung-burung tersebut disamping rumah dibawah sinar matahari. Dan memberi makan seluruh burung

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved