Bangun Sebut Istri dan Dua Anaknya Berbagi Air Bersih, PDAM Jalani Mobil Tangki Air Sesuai Pesanan

Sebab air yang ditampung tidak cukup dibagi untuk istri dan dua anaknya. Sedihnya, istrinya harus berbagi air yang sedikit dengan dua anaknya.

Bangun Sebut Istri dan Dua Anaknya Berbagi Air Bersih, PDAM Jalani Mobil Tangki Air Sesuai Pesanan
www.shutterstock.com
Ilustrasi air bersih 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Bangun Pasaribu warga Jalan Farel Pasaribu Kecamatan Siantar Marihat harus mandi ke rumah orangtuanya setiap pagi sebelum bekerja. 

Sebab air yang ditampung tidak cukup dibagi untuk istri dan dua anaknya.

Sedihnya, istrinya harus berbagi air yang sedikit dengan dua anaknya.

"Kalau pagi ke rumah orang tua untuk mandi. Kalau yang ditampung tengah malam itu tidak cukup untuk anak-anak dan istri,"ujar Bangun, Rabu (15/5/2019).

Bangun menjelaskan krisis air terjadi pada pukul 06.00WIB pagi hingga 11.00WIB. Keran hanya mengeluarkan air setetes. Terkadang juga hanya mengeluarkan bunyi tekanan udara.

Krisis air ini telah terjadi di beberapa daerah di Kota Pematangsiantar seperti di Jalan Vithayudha, Jalan Sisingamangaraja, dan Jalan Kain Batik. Kejadian ini sudah terjadi berbulan-bulan. Setiap daerah memiliki kasus krisis air yang berbeda-beda.

Bangun mengatakan mobil tangki berisi air bersih tidak singgah ke daerahnya. Ia menilai tidak pernah mobil tangki mendatangi permukimannya.

"Belum ada mobil tangki air datang selama ini,"ujarnya.

Humas PDAM Tirtauli Rosliana Sitanggang menyebutkan krisis air bersih akibat faktor cuaca dan umbul yang tidak mengeluarkan banyak air. Saat disinggung solusi, Rosliana mengatakan sudah mengkerahkan tiga mobil tangki dengan gratis. Namun, mobil tangki itu hanya berjalan sesuai dengan pesanan melalui call centre.

"Gini mobil ini jalan terus. Baru kita kasih jadwalnya. Ada yg nelfon, kami nunggu lah. Gak mungkin mobil masuk ke suatu daerah gak ada yang panggil, mobilnya jadi diam,"katanya.

Rosliana juga tidak memastikan bahwa mobil tangki bisa langsung datang ke daerah yang sudah terdata krisis air bersih. Katanya hanya ada tiga mobil tangki yang beroperasi. Setiap mobil tangki berisi tiga ribu kubik air.

Halaman
12
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved