Banjir Bandang di Padangsidimpuan, 5 Rumah Tertimbun 3 Rumah Hanyut

Banjir bandang menyusul hujan deras yang mengguyur Padangsidimpuan sekitarnya yang terjadi sejak Selasa (14/5/2019) malam.

Banjir Bandang di Padangsidimpuan, 5 Rumah Tertimbun 3 Rumah Hanyut
HO
Warga masyarakat dibantu BPBD dan TNI-Polri, serta Polisi Pamong Praja Pemko Padangsidimpuan masih bergotong royong mengevakuasi material dari pekarangan warga. 

TRIBUN-MEDAN.com - Banjir bandang terjadi di Desa Tarutung Baru, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Rabu (15/5/2019) sekitar pukul 02.00 WIB.

Bencana ini mengakibatkan tiga unit rumah hanyut dan lima lainnya rusak akibat tertimbun lumpur.

Banjir bandang menyusul hujan deras yang mengguyur Padangsidimpuan sekitarnya yang terjadi sejak Selasa (14/5/2019) malam.

"Air bah membawa material longsor dari Tor Simincak menerjang rumah-rumah di sekitar aliran sungai," kata Ali Ibrahim Dalimunthe, Kepala BPBD Padangsidimpuan, Rabu (15/5/2019).

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," sambungnya.

Ibrahim menjelaskan bahwa untuk daerah yang terdampak longsor tepatnya di Desa Tarutung Baru. Sedangkan banjir terjadi di daerah Desa Manegen, Goti, dan Labuhan Rasoki.

Sementara jalan antar desa juga sempat terputus. Sejumlah sawah milik warga juga rusak.

Warga dan TNI gotongroyong membersihkan material banjir di Desa Tarutung Baru,  Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Rabu (15/5/2019).
Warga dan TNI gotongroyong membersihkan material banjir di Desa Tarutung Baru, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Rabu (15/5/2019). (HO)

Terpisah, Kepala Desa Tarutung Baru, Dames Pasaribu mengatakan warga masyarakat dibantu BPBD dan TNI-Polri, serta Polisi Pamong Praja Pemkot Padangsidimpuan masih bergotong royong mengevakuasi material dari pekarangan warga.

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini,” kata Pasaribu.

"Kami masih mendata mana saja yang berdampak. Serta akan menelusuri asal banjir. Apakah akibat penebangan liar atau kondisi alam," ujarnya.

"Dua unit alat berat Dinas PU Kota Padangsidimpuan dikerahkan ke lokasi untuk membantu evakuasi. Saat ini, kami masih melakukan pembersihan,” pungkas Ibrahim. (mak/tribun-medan com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved