Kronologi Kasus Adegan Ciuman Bibir Rina Nose dalam Program TV Hingga Kena 'Semprit' KPI

Rina Nose pernah bikin heboh karena melepas hijab, kini adegan ciuman bibir di acara Comedy Traveler yang dipandunya kena sanksi KPI

Kronologi Kasus Adegan Ciuman Bibir Rina Nose dalam Program TV Hingga Kena 'Semprit' KPI
Instagram.com
Rina Nose 

TRIBUN-MEDAN.com - Rina Nose pernah bikin heboh karena melepas hijab, kini adegan ciuman bibir di acara Comedy Traveler Trans TV  yang dipandunya kena sanksi dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Presenter dan artis kocak Rina Nose sempat jadi bulan-bulanan netizen di media sosial.

Tahun 2017 lalu, dirinya menjadi trending topic usai melepas hijab yang sudah setahun lebih digunakannya saat itu.

Kini Rina Nose kembali dikecam netizen menyusul adegan ciuman bibir di acara Comedy Traveler Trans TV yang dipandunya lolos sensor.

Saat ditelusuri di akun Instagram @comedytravelertranstv, Senin (13/5/2019), tayanganComedy Traveler spesial Rina Nose dan sang kekasih, Josscy, ramai diprotes oleh netizen.

Netizen pun menyayangkan adanya adegan ciuman pada episode yang tayang pada tanggal 21 April 2019 tersebut.

Pada video itu, Rina Nose menyebutkan kalau tayangan itu merupakan tayangan spesialnya bersama sang kekasih saat jalan-jalan ke Eropa.

Rina Nose dan Josscy dalam Comedy Traveler Trans TV.
Rina Nose dan Josscy dalam Comedy Traveler Trans TV. (Kolase Instagram)

Dilansir dari Kompas.com (jaringan Surya.co.id), KPI mencatat bahwa pada 21 April 2019 pukul 14.58 WIB, acara jalan-jalan tersebut menampilkan adegan seorang laki-laki dan perempuan berciuman.

Pihak KPI pun melayangkan surat teguran pada Kamis (25/4/2019) lalu.

"Jenis pelanggaran itu dikategorikan sebagai pelanggaran atas kewajiban program siaran memperhatikan dan melindungi kepentingan anak dan remaja, larangan program siaran menampilkan adegan ciuman bibir, serta penggolongan program siaran," kata Komisioner KPI Pusat bidang Pengawasan Isi Siaran, Mayong Suryo Laksono, dalam pernyataan tertulis yang dikutip Kompas.com dari di laman kpi.go.id, Senin (13//5/2019).

Berdasarkan pengaduan masyarakat, pemantauan, dan hasil analisis, program itu diangap melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI.

Halaman
1234
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved