Kurir Sabu 11 Kg dan 3.500 Pil Ekstasi Berdalih Cari Uang untuk Istri dan Anak

Anton yang merupakan warga Lampung ini kurir yang diperintahkan Ridwan yang merupakan otak pelaku untuk membawa sabu tersebut menuju Kota Bogor.

Kurir Sabu 11 Kg dan 3.500 Pil Ekstasi Berdalih Cari Uang untuk Istri dan Anak
Tribun Medan/Victory Arrival
Dua terdakwa kurir sabu 11 kg dan 3500 pil ekstasi Anton (kiri) dan Muhammad Ridwan (kanan) di Sel Tahanan PN Medan 

TRIBUN-MEDAN.com - Dua terdakwa kurir sabu seberat 11 kg dan 3.500 pil ekstasi Anton (41) dan Muhammad Ridwan (31) menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (15/5/2019).

Anton yang merupakan warga Lampung ini kurir yang diperintahkan Ridwan yang merupakan otak pelaku untuk membawa sabu tersebut menuju Kota Bogor.

Kedua terdakwa dalam pembacaan dakwaan hanya bisa tertunduk lesu, sesekali ia melihat ke arah Jaksa Penuntut Umum (JPU) Abdul Hakim Harahap di Ruang Cakra 6.

Anton berulangkali tampak bergumam seperti berdoa dan menyilangkan kedua tangannya. Sementara Ridwan tampak lebih tenang dan hanya menatap ke arah jaksa.

Dalam dakwaan JPU Abdul diterangkan bahwa awal mula kasus terjadi pada hari 14 Desember 2018 dimana saksi kepolisian Yudi Fitriansyah dan Tigor Sinaga mendapat bahwa ada 1 laki-laki bernama Anton yang akan menjemput sabu dari Kota Tebingtinggi.

"Selanjutnya para penyidik berangkat ke Tebingtinggi dan sesampainya di Jalan Soekarno Hatta, Tebingtinggi penyidik melihat ada lelaki dengan gerak-gerik mencurigakan sedang membawa goni," tuturnya.

Jaksa menuturkan melihat hal tersebut penyidik pun langsung mengamankan terdakwa Anton. Lalu dari tangan terdakwa ditemukan 2 bungkus goni warna putih yang didalamnya berisi 1 buah tas berwarna hitam biru.

"Didalamnya berisi 11 bungkus plastik teh cina warna hijau putih yang didalamnya sabu yang setelah ditimbang seberat brutto 11,8 kg dan berat netto 11 kg dan satu bungkus plastik warna putih yang didalamnya berisi 3500 butir pil ekstasi warna hijau muda berlogo Z-4 yang setelah ditimbang seberat 811,2 gram," tutur Abdul.

Selanjutnya, berdasarkan keterangan terdakwa, disebutkan bahwa narkotika tersebut didapatnya dari terdakwa Muhammad Ridwan.

"Ternyata sabu dan pil ekstasi tersebut rencananya akan dibawa ke Kota Bogor dimana akan ada yang menjemput terdakwa dan mengambil bungkusan tersebut. Lalu dari Ridwan menyebutkan bahwa ada yang akan menjemput terdakwa Anton yang membawa terdakwa lalu menyuruh temannya (DPO) untuk mengantarkan kepada Anton," tutur JPU.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved