Persaingan Ketat Di Grup Barat Liga 2, Legenda PSMS Sunardi: Harus Hati-hati

Legenda PSMS, Sunardi A tim Ayam Kinantan julukan PSMS harus berhati-hati bersaing di Grup Barat.

Persaingan Ketat Di Grup Barat Liga 2, Legenda PSMS Sunardi: Harus Hati-hati
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Sejumlah pemain PSMS Medan mengikuti latihan di Stadion Mini Kebun Bunga, Medan, Selasa (14/5/2019). Latihan terus di gelar, guna persiapan jelang Kick Off Liga 2. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pembagian Grup Wilayah Barat Liga 2 sudah dibagi. Sebanyak 12 tim akan bersaing berebut empat teratas untuk lolos ke babak delapan besar.

Semua tim sangat berambisi untuk promosi ke Liga 1. Seperti Sriwijaya FC, Cilegon United, Persis Solo, Persita Tangerang dan lainnya patut diwaspadai.

Menurut Legenda PSMS, Sunardi A tim Ayam Kinantan julukan PSMS harus berhati-hati bersaing di Grup Barat.

Jika lengah dan gagal bersaing, mau tak mau PSMS harus bertahan di Liga 2. Kata-kata pahitnya, mungkin PSMS justru bisa terdegradasi ke Liga 3 kalau tak serius berkompetisi di Liga 2.

"PSMS harus hati-hati di Grup Barat ini. Karena semua tim berambisi naik ke Liga 1. Ada Sriwijaya, Persita, Persiraja, mereka punya pemain yang berkualitas. Kalau PSMS tidak siap, bisa-bisa target ke Liga 1 gagal," ujarnya kepada Tribun Medan, di Kebun Bunga, Rabu (15/5/2019).

Demi mencapai target awal PSMS tembus ke babak delapan besar, ia mengatakan pemain harus memiliki jiwa daerah yang kuat. Pemain-pemain yang ada saat ini harus ditambah lagi amunisinya.

Setidaknya PSMS harus menambah sekitar tiga pemain yang siap pakai. Seperti pemain naturalisasi, kemudian pemain berposisi playmaker.

"Pemain-pemain yang ada saat ini hatus menunjukkan jiwa kedaerahannya. Apalagi mayoritas di PSMS ini pemain asli putera daerah, mungkin bisa dimotivasi dan ditekankan lagi," bebernya.

Setelah itu, ya tidak cukup hanya begitu saja. Kualitas pemain kita juga harus ditambah. Kita harus ada tambahan lagi seperti pemain naturalisasi, dan menjadi seorang playmaker. Karena saat ini tinggal Legimin saja, harus ada juga penggantinya," pungkasnya.

(lam/tribun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved