Simalungun Ikut Pilkada Serentak, Tahapan Dimulai September 2019

Kabupaten Simalungun dipastikan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati/Wakil Bupati tahun 2020.

Simalungun Ikut Pilkada Serentak, Tahapan Dimulai September 2019
Tribun Medan/Tommy Simatupang
Kantor KPU Kabupaten Simalungun. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kabupaten Simalungun dipastikan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati/Wakil Bupati tahun 2020.

Tahapan akan dimulai pada September 2019. Saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Simalungun sudah mengusulkan anggaran ke pemerintah daerah.

Demikian disampaikan Ketua KPU Simalungun Raja Ahab Damanik via seluler, Rabu (15/5/2019). Raja mengungkapkan keputusan itu berdasarkan surat dari KPU RI dan dan KPU Sumut.

"Pilkada Simalungun tahun 2020. Kami sudah terima suratnya dari KPU RI dan Sumut. Kami sudah usulkan juga anggarannya ke Pemkab," ujarnya.

Raja menjelaskan untuk tahapan akan dibuka paada September 2019. Tahapan akan berjalan selama delapan bulan hingga pencoblosan.

"Bulan September sudah mulai tahapan. Pilkada Simalungun dipastikan tahun 2020," ujarnya.

Simalungun sempat dikabarkan tidak ikut Pilkada serentak 2020. 

Kabupaten Simalungun juga mengalami pilkada susulan seperti di Kota Pematangsiantar. Pilkada Simalungun pada tahun 2015 dibatalkan dan dilakukan Pilkada susulan pada tahun 2016. Bupati Simalungun JR Saragih dilantik pada April 2016. Masa periode JR Saragih berakhir pada tahun 2021.

Kota Pematangsiantar dipastikan tidak ikut dalam pemilu serentak 2020. Bahkan, diundur hingga tahun 2024. Padahal, kasus Simalungun dan Siantar tidaklah jauh beda. Pilkada susulan Siantar berlangsung pada tahun 2016. Wali Kota Siantar Hefriansyah dilantik pada tahun 2017. Masa periode Hefriansyah berakhir pada tahun 2022.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Simalungun Ronal Tambun mengatakan tidak mengetahui adanya Pilkada Simalungun 2020. Katanya, hingga saat ini belum ada surat dari Kemendagri untuk menggelar pesta demokrasi.

"Saya belum tahu untuk Pilkada Simalungun. Karena suratnya tidak ada saya terima," katanya.

Sementara Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kota Pematangsiantar Junedi Sitanggang mengklaim Pilkada Kkta Pematangsiantar berlangsung pada tahun 2024. Ia mengatakan sudah menerima surat dari Kemendagri yang menyatakan pilkada berlangsung pada 2024 karena masa jabatan Hefriansyah habis pada 2022. (tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved