Terdakwa Pengedar Ekstasi Said dan Jojon Dituntut 12 Tahun Penjara, Istri Menangis di Luar Sidang

Raut wajah Heriyanto alias Jojon tampak berubah usai tuntutan terhadap dirinya sangat tinggi.

Terdakwa Pengedar Ekstasi Said dan Jojon Dituntut 12 Tahun Penjara, Istri Menangis di Luar Sidang
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAHURUK
Terdakwa pemilik 88 pil ekstasi , Muhammad Said (25) dan Heriyanto Alias Jojon (40) dituntut hukuman 12 tahun pidana penjara denda Rp 1 miliar dan subsider 6 bulan kurungan di PN Medan, Rabu (15/5/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Terdakwa pemilik 88 pil ekstasi , Muhammad Said (25) dan Heriyanto Alias Jojon (40) dituntut hukuman 12 tahun pidana penjara denda Rp 1 miliar dan subsider 6 bulan kurungan di PN Medan, Rabu (15/5/2019).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Emmi Manurung menyebutkan bahwa terdakwa terbukti bersalah melanggar pidana dalam Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Dengan ini menuntut terdakwa Muhammad Said (25) dan Heriyanto Alias Jojon dengan hukuman penjara 12 tahun dengan denda Rp 1 miliar dan apabila tidak dibayarkan diganti kurungan selama 6 bulan," tuturnya.

Raut wajah Heriyanto alias Jojon tampak berubah usai tuntutan terhadap dirinya sangat tinggi.

Ia tampak beberapa kali melirik ke luar sidang di mana termpat istrinya menunggu.

Tampak sang istrinya mengenakan jilbab pink tersebut tampak meneteskan air mata di luar persidangan.

Seusai sidang tampak Jojon langsung memeluk istrinya sebelum digiring menuju sel tahanan sementara PN Medan.

Saat di jalan, Jojon mengaku dirinya khilaf telah menjadi pengeder pil setan. "Sangat menyesal sekarang baru saya sadar ini sangat merugikan keluarga anak istri di rumah," cetusnya di jalan.

JPU Emmi menjelaskan awal mula kasus bermula pada 7 Desember 2018 terdakwa Jojon menemui Meni (DPO) di Simpang Tiga Jalan Pantai Burung untuk menjualkan pil ekstasi.

"Lalu Meni menyerahkan kepada terdakwa berupa 1 bungkus plastik klip bening tembus pandang yang berisi 88 butir pil ekstasi dan Meni mengatakan kepada terdakwa supaya benar-benar dikerjakan jangan sampai ada masalah, lalu terdakwa jawab iya kak," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved