Kepala Desa Urung Pane Tertangkap Main Judi, Warga Tuntut Pencopotan

Kades Urung Pane, Misnan kedapatan tengah bermain judi kartu bersama lima orang lainnya di sebuah warung yang berada di Dusun II, Desa Sukadamai.

Kepala Desa Urung Pane Tertangkap Main Judi, Warga Tuntut Pencopotan
Tribun Medan/Mustaqim Indra Jaya
Sejumlah warga Desa Urung Pane mendatangi kantor Dinas PMD Asahan di Jalan WR Supratman Kisaran pada Kamis (16/5/2019) sembari membawa poster dan spanduk, meminta dilakukan pencopotan terhadap kepala desa mereka yang tertangkap petugas tengah bermain judi. 

TRIBUN-MEDAN.com - Belasan warga Desa Urung Pane, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan unjuk rasa di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Asahan, Kamis (16/5/2019).

Kedatangan warga Desa Urung Pane itu untuk meminta kepada Dinas PMD, agar segera dilakukan pencopotan jabatan terhadap kepala desa yang saat ini dijabat oleh Misnan. Sebab, beberapa waktu lalu, Misnan bersama lima orang lainnya kedapatan aparat kepolisian tengah bermain judi.

Terlebih saat ini proses hukum kasus yang menimpa Kepala Desa Urung Pane tersebut terus berjalan di Polres Asahan.

"Kami sebagai warga Desa Urung Pane kecewa dengan tindakan kades. Seharusnya sebagai pamong, mampu menjadi panutan bagi masyarakat, tetapi ini justru berperilaku tidak pantas," kata seorang warga bernama Damai Hasibuan, Kamis.

Baca: Listrik Berulang Kali Padam selama Ramadan, Tokoh Ulama Asahan Datangi Kantor PLN Kisaran

Baca: Bantuan Bibit Kerbau Dijual Kelompok Tani di Tarutung, Kades: Sudah Saya Bilang. . .

Baca: Jenazah Taufan Gama akan Disemayamkan di Kediaman Pribadi Jalan Mahoni, Kisaran

Sehingga, Damai menilai tindakan Misnan disebut telah mengkhianati kepercayaan masyarakat, serta telah mencoreng dengan visi dan misi Kabupaten Asahan yang dikenal sebagai kawasan yang religius.

"Kami meminta pencopotan Kepala Desa Urung Pane yang melakukan tindak pidana judi. Harapannya kepada Pemkab Asahan bisa menindaklanjuti permohonan kami sebagai warga Desa Urung Pane," ujarnya.

Menanggapi permohonan warga Desa Urung Pane, Kepala Dinas PMD Asahan, Syamsuddin mengatakan telah memanggil oknum kepala desa dan juga sudah memintai keterangannya.

"Kepala Desa Urung Pane beberapa waktu lalu sudah kami undang, dan diminta keterangannya," sebut Syamsuddin.

Selanjutnya, Syamsuddin mengaku akan membahas hal ini dalam sebuh agenda rapat sesuai dengan Perda Kabupaten Asahan No 2 tahun 2016 tentang Tata Cara Pemilihan Kepala Desa dan Penyelenggaraan Pemerintah Desa.

"Pemerintah daerah akan membahas tuntutan warga Desa Urung Pane, dengan berpedoman dengan Perda No 2 tahun 2016 yang mekanisme, caranya ada disana dijelaskan," pungkasnya.

Kades Urung Pane, Misnan kedapatan tengah bermain judi kartu bersama lima orang lainnya di sebuah warung yang berada di Dusun II, Desa Sukadamai, Kecamatan Pulo Bandring, Asahan pada Kamis 2 April 2019 sekitar pukul 00.30 WIB.

Petugas yang mengetahui hal itu, kemudian melakukan penangkapan dan menyita barang bukti berupa uang tunai total senilai Rp 140 ribu serta dua set kartu joker.

Saat ini kasusnya sedang ditangani Sat Reskrim Polres Asahan. Misnan dan kelima rekannya disangkakan melanggar Pasal 303 subsidair Pasal 303 Bis KUHP. (ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved