LAPAS NARKOTIKA RUSUH

UPDATE SITUASI LAPAS HINAI LANGKAT, Ratusan Marinir dan Raider Siaga Pengamanan

Personel Marinir yang khas dengan baret ungu mengatakan pihaknya berjumlah sekitar 70 personel dengan senjata masing-masing.

UPDATE SITUASI LAPAS HINAI LANGKAT, Ratusan Marinir dan Raider Siaga Pengamanan
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Personel TNI dari Batalyon Raider-Marinir Siaga Pengamanan di Depan Hinai Kabupaten Langkat, Kamis (16/5/2019) malam. 

TRIBUN-MEDAN.com, STABAT - Ratusan Personel TNI dari Batalyon Raider 100/Ps dan Batalyon Marinir ditambah Personel Kodim Langkat 02/03 siaga satu di sekitaran Lapas Klas III Narkotika Langkat Kecamatan Hinai, Kamis malam (16/5/2019).

Amatan tribun-medan.com, ratusan personel TNI berkumpul di semak-semak rumput sejak waktu berbuka puasa bersama. TNI berseragam lengkap dan bersenjata terlihat bergelap-gelapan untuk pengamanan.

Personel Marinir yang khas dengan baret ungu mengatakan pihaknya berjumlah sekitar 70 personel dengan senjata masing-masing. Sedangkan dari Batalyon Raider berjumlah 120 personel.

Sejumlah TNI juga berjaga dengan keliling area. Sebagian jaga gerbang dan pintu lapas yang sudah rusak dan bolong.

Baca: KESAKSIAN NARAPIDANA: Kondisi Dalam Lapas Hancur Sehancur-hancurnya

Baca: Kapolda Ungkap Pemicu Kerusuhan di Lapas Narkotika Langkat, Sebut 92 Napi Berhasil Ditangkap Kembali

Kondisi di Lapas Narkotika Langkat usai kerusuhan, Kamis (16/5/2019).
Kondisi di Lapas Narkotika Langkat usai kerusuhan, Kamis (16/5/2019). (TRIBUN MEDAN/RISKY CAHYADI)

Dandim 02/03 Langkat, Syamsul Alam menjelaskan bahwa pihaknya sempat diminta ribuan napi untuk bernegoisasi terkait protes dan tuntutan. Namun, poin-poin tuntutan itu disampaikan para napi kepada pihak Kemenkumham yang melakuka pertemuan secar tertutup.

"Tuntutan para napi tadi disampaikan kepada pihak Kemenkumham. Hingga saat ini tadi TNI dimintai bantuan, jadi untuk pengamanan akan berkoordinasi dengan Kapolda Sumut dan Kapolres Langkat," kata Dandim.

"Saat ini sebagian napi sudah berada di dalam lapas dan blok masing-masing. Ada yang berbuka puasa juga. Ada 92 yang kabur sudah ditangkap. Hingga saat ini sedang didata terus," ujarnya.

(dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved