Wakil Bupati Hariro Harahap dan Istrinya yang Caleg Diserahkan ke Rutan Gunung Tua

Kejari Padanglawas Utara melakukan eksekusi hukuman terhadap Wakil Bupati Padang Lawas Utara Hariro Harahap dan istrinya Masdoripa Siregar.

Wakil Bupati Hariro Harahap dan Istrinya yang Caleg Diserahkan ke Rutan Gunung Tua
HO
Wakil Bupati Paluta Hariro Harahap beserta istri dan TS saat diserahkan ke Rutan Gunung Tua, Kamis (16/5/2019) malam. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Padanglawas Utara (Paluta) melakukan eksekusi hukuman terhadap Wakil Bupati Paluta Hariro Harahap dan istrinya, Masdoripa Siregar ke Rumah Tahanan (Rutan) Gunung Tua pada Kamis (16/5/2019) malam.

Selain Hariro dan istri, turut dieksekusi empat orang lainnya yang merupakan anak buah Hariro, yaitu Sabaruddin Harahap, Mual Harahap, Samsurijal Harahap, dan Fakih Imam Muda Harahap.

Hariro Cs divonis Pengadilan Negeri (PN) Padangsidimpuan dengan hukuman penjara 1 bulan 15 hari karena terbukti melakukan praktik politik uang pada Pemilu 2019 lalu.

“Malam ini kami sudah mengeksekusi Hariro Harahap bersama lima orang lainnya," kata Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Paluta, Bambang Adi Putra, Jumat (17/5/2019).

Baca: Kata Bawaslu, Wabup Paluta Hariro Harahap Akui Sebar Uang Terkait Sang Istri yang Maju Pileg

Baca: Wakil Bupati Paluta Hariro Harahap Terjaring OTT, Bawa Banyak Amplop Isi Uang dan Kartu Nama Istri

Baca: PNS Kantor Camat Selingkuhi Kakak Iparnya, Video Syurnya Dibeberkan Keluarga

"Hariro dan lainnya dibawa ke Cabang Rumah Tahanan Gunung Tua,” sambungnya.

Kepala Cabang Rutan Gunung Tua, Sangapta Surbakti membenarkan pihaknya menerima enam orang tersebut.

"Kami sudah menerima enam orang tersebut, berkas lengkap dan sudah dilakukan tes kesehatan oleh tim medis," jelas Sangapta.

Wakil Bupati Padanglawas Utara Hariro Harahap dan istrinya Masdoripa Siregar diserahkan ke Rutan Gunung Tua, pada Kamis (16/5/2019). malam.
Wakil Bupati Padanglawas Utara Hariro Harahap dan istrinya Masdoripa Siregar diserahkan ke Rutan Gunung Tua, pada Kamis (16/5/2019). malam. (Tribun Medan/M Andimaz Kahfi)

Kasus ini terjadi pada 14 April 2019 lalu atau saat masa tenang kampanye, Hariro Harahap beserta 14 orang tim sukses terjaring OTT Polres Tapanuli Selatan di Rumah Dinas Wakil Bupati Padang Lawas Utara.

Dalam operasi ini, polisi menemukan 1.500 lebih amplop berisi uang pecahan Rp 100 - Rp 200 ribu, yang siap dibagi-bagikan kepada pemilih.

Hariro Harahap membagi-bagikan amplop berisi uang tersebut untuk memenangkan istrinya, Masdoripa Siregar yang merupakan caleg dari Partai Gerindra.(mak/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved