Truk Bekas Singapura Masuk Belawan

85 unit truk bekas asal Singapura

Editor: Fariz
Laporan Wartawan Tribun Medan/ari

TRIBUN-MEDAN.com,  BELAWAN - 85 unit truk bekas asal Singapura pada Senin (28/2)  tiba di Belawan. Puluhan truk bekas tersebut di bongkar di gudang 201 dan gudang 202 yang bukan gudang kawasan kepabeanan Bea Cukai Madya Belawan. Diduga truk-truk bekas ini belum memiliki surat pemberitahuan impor barang (PIB).

Kasi Penyuluhan Layanan dan Informasi Bea Cukai Madya Belawan Sandy Hendratmo membenarkan adanya truk bekas yang melakukan bongkar di gudang 201 dan gudang 202. Menurut informasi akan segera sandar kapal Intan Daya II yang membawa 34 unit truk bekas.

Pasokan ini merupakan pertama kali di tahun 2011 setelah 7 bulan lalu truk sejenis memasuki Pelabuhan Belawan.

Proses pembongkaran dari atas tongkang di dermaga 201 Pelabuhan Belawan itu ditangani oleh perusahaan bongkar muat (PBM) Panca Usaha Makmur (PUM). Seluruh truk bekas impor berbadan besar asal Singapura itu selanjutnya di bawa ke Medan.

"Sampai saat ini kami masih menunggu importir truk bekas tersebut untuk membuat surat izin pemberitahuan impor barang," kata Sandy.

Sandy menegaskan, apabila importir tidak mengurus PIB selama 30 hari, maka akan dilakukan pemberitahuan secara tertulis dengan jangka waktu selama 60 hari. Namun jika tidak dilakukan upaya tersebut, puluhan truk bekas tersebut akan menjadi hak milik Negara.

 Dia mengimbau kepada importir truk bekas tersebut untuk segera membuat PIB agar truk bisa keluar dari gudang dan bisa dioperasikan ke Medan.

Berdasarkan data  Pusat Pelayanan Satu Atap (PPSA) Pelindo Belawan, Sebanyak 87 unit mobil bekas dan 19 unit perlengkapannya tiba di pelabuhan Belawan. Ke 87 mobil tersebut tiba pada Kamis (24/2) malam.

Berdasarkan keterangan PPSA Mobil bekas tersebut masuk Singapura dengan menggunakan tag boat Marcopolo oleh agen pelayaran PT Jelajah Laut Nusantara (JLN) dan dibongkar oleh perusahaan bongkar muat (PBM) PT Panca Usaha Makmur. (ari).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved